Cinta Mati Widad Selama Hayat Daif

“Hanya aku yang tahu warna kedua matamu, rupa wajahmu, berapa tinggimu, berapa banyak gula kau masukkan ke dalam tehmu, dan seperti apa sikat gigimu.”

Muhammad Daif, panglima Brigade Izzudin al-Qassam.

Enam tahun lalu di sebuah permukiman di Rafah, selatan Jalur Gaza. Widad Asfura bersama ibunya duduk bareng tetangga mereka. Kaum hawa ini asyik mengobrol.

Tiba-tiba saja seseorang ikut nimbrung. Dia bercerita soal rahasia perkawinan Muhammad Diab Daif, panglima Brigade Izzudin Al-Qassam. Dia bilang hingga saat itu Daif belum dikaruniai anak dari perkawinannya, Padahal sang istri sudah menjalani beragam pengobatan, namun tidak ada hasil. Continue reading

Advertisements

Buku GAZA Simbol Perlawanan dan Kehormatan

Sampul Buku Gaza

Judul    : GAZA Simbol Perlawanan dan kehormatan
Penulis    : Faisal Assegaf
Tebal    : viii + 180 halaman
Kertas    : Bookpaper
Penerbit: Hamaslovers
Harga    : Rp 70 ribu

Ini merupakan buku ketiga penulis setelah Ironi Palestina (2010) dan Rahasia Muammar al-Qaddafi (2011). Continue reading

Beda Sembahan Sependeritaan

Peluru kendali Israel tidak membedakan antara muslim dan orang Kristen.

Warga muslim dan Kristen di Kota Gaza sama-sama mengangkat peti jenazah Jalila Ayyad saat mau dikuburkan akhir Juli 2014.

Tanpa peringatan, Sabtu di akhir Juli lalu, sebuah peluru kendali Israel menghantam rumah keluarga Ayyad. Mereka menjadi keluarga minoritas Kristen pertama menjadi sasaran gempuran Israel di Jalur Gaza.

Kediaman Ayyad rusak berat. Perlengkapan rumah berantakan dan barang-barang lainnya, termasuk mainan anak, berserakan. Serangan itu menewaskan Jalila Ayyad. “Kami minoritas Nasrani tidak berkaitan dengan Hamas atau Fatah. Kami menjaga diri dan menjauhi masalah,” kata Fuad Ayyad, keponakan Jalila. Continue reading

Ahmad Yusuf: Hamas Punya Alat Tukar Tawanan Dengan Israel

“Kami berencana menjadikan keduanya sebagai alat tukar untuk membebaskan tahanan-tahanan Palestina di penjara Israel.”

Hadar Goldin (kiri) dan Shaul Oron, dua serdadu Israel ditawan Hamas.

Hari ini adalah tenggat terakhir gencatan senjata 72 jam antara Hamas dan Israel. perundingan untuk memperpanjang jeda terus berlangsung di Ibu Kota Kairo meski kemungkinannya kecil.

Di tengah situasi tidak menentu itu, Ahmad Yusuf, penasihat mantan Perdana Menteri Ismail Haniyah, menegaskan Hamas akan terus berjuang hingga bangsa dan seluruh wilayah Palestina terlepas dari cengkeraman Israel. Continue reading

Salah Kaprah Soal Perang Gaza

Oleh: Faisal Assegaf

Setelah Israel menerapkan gencatan senjata sepihak selama tiga hari dengan alasan misi menghancurkan terowongan Gaza tembus ke Israel telah selesai, perang kembali bergulir.

Barangkali banyak yang masih salah kaprah mengenai apa yang sebenarnya terjadi di balik kebiadaban Israel ini. Ingat, dalam sembilan tahun sejak mereka cabut dari Gaza, Israel telah tiga kali menjadikan wilayah seluas setengah lebih sedikit ketimbang Jakarta ini sebagai ladang pembantaian dan latihan perang, yakni pada 2008-2009, 2012, dan yang sekarang tengah berlangsung. Boleh jadi mereka tidak tahu kondisi sebenarnya atau termakan kampanye sesat media-media Barat dan Israel pro-Zionis. Continue reading