Cinta Mati Widad Selama Hayat Daif

“Hanya aku yang tahu warna kedua matamu, rupa wajahmu, berapa tinggimu, berapa banyak gula kau masukkan ke dalam tehmu, dan seperti apa sikat gigimu.”

Muhammad Daif, panglima Brigade Izzudin al-Qassam.

Enam tahun lalu di sebuah permukiman di Rafah, selatan Jalur Gaza. Widad Asfura bersama ibunya duduk bareng tetangga mereka. Kaum hawa ini asyik mengobrol.

Tiba-tiba saja seseorang ikut nimbrung. Dia bercerita soal rahasia perkawinan Muhammad Diab Daif, panglima Brigade Izzudin Al-Qassam. Dia bilang hingga saat itu Daif belum dikaruniai anak dari perkawinannya, Padahal sang istri sudah menjalani beragam pengobatan, namun tidak ada hasil. Continue reading

Advertisements

Mitos Bernama Daif

“Banyak pihak di Israel membayangkan bagaimana Daif bisa tetap hidup setelah satu peluru kendali Hellfire meledakkan mobilnya, mengakibatkan pecahan rudal menembus kepala dan menghancurkan organ-organ vitalnya,”

Muhammad Daif, komandan Brigade Izzudin al-Qassam.

Untuk kali keempat Israel berupaya membunuh Muhammad Daif, diyakini kembali mengendalikan Brigade Izzudin al-Qassam (sayap militer Hamas) setelah Ahmad al-Jabari terbunuh pertengahan November tahun lalu. Jet tempur F-16 negara Zionis Selasa malam pekan lalu mengebom kediaman Daif di Khan Yunis, selatan Jalur Gaza.

Dia sebenarnya sudah cacat lantaran cedera parah akibat tiga kali usaha Israel melenyapkan nyawanya. Dia memang menjadi sasaran nomor wahid negara Bintang Daud itu dalam dua dasawarsa terakhir. Dia diyakini terlibat dalam serangkaian bom bunuh diri dan penculikan. Continue reading

Ahmad Yusuf: Hamas Telah Tewaskan Lebih Dari 52 Tentara Israel

“Kami juga menawan satu prajurit Israel bernama Shaul Oron.”

Sisa-sia dari pertempuran sengit di Shijaiyah, timur Kota Gaza, Ahad, 20 Juli 2014.

Salah satu pentolan Hamas, yakni Ahmad Yusuf, penasihat Ismail Haniyah, akhirnya berhasil saya hubungi melalui telepon selulernya. Dia mengaku bersembunyi di sebuah lokasi dirahasiakan.

“Faisal, saya tidak bisa mengobrol panjang dengan kamu,” kata Ahmad Yusuf saat dihubungi melalui telepon selulernya hari ini. “Situasi tempat di mana saya berdiri sangat berbahaya dan baterai saya juga mau habis.” Continue reading

Misteri Tukang Kunci dan Pencukur Rambut Asal Hebron

Israel mengumumkan Amir Abu Aisyah dan Marwan Qawasmi sebagai penculik tiga warga mereka.

Amir Abu Aisyah (kiri) dan Marwan Qawasmi, tersangka dalam kasus penculikan tiga warga Israel.

Bus-bus berisi prajurit dari sekolah komando Selasa siang lalu berhenti di tengah jalan tol Trans-Judea. Ratusan tentara itu dengan hati-hati turun ke palung-palung sungai di utara jalan bagian dari Desa Bait Kahil, utara Hebron, Tepi Barat.

Calon-calon komandan ini, bersenjata dan beompi antipeluru, mulai menyusuri wilayah itu dengan seksama. Barisan serdadu lainnya menyisir dari rumah ke rumah, gua, sumur, dan halaman dikelilingi tembok. Continue reading

Label Khianat Hingga Liang Lahat

Anggota Brigade Izzudin al-Qassam menyeret mayat pengkhianat menggunakan sepeda motor berkeliling Kota Gaza, pertengahan November 2012.

Mayat itu dibiarkan tergeletak begitu saja di pojokan sebuah jalan ramai di Kota Gaza pertengahan bulan lalu. Dengan kedua tangan terikat ke belakang serta wajah dan tubuh berlumuran darah. Warga yang menonton melontarkan sumpah serapah seraya meludah dan menimpuki dengan batu.

Jenazah nahas itu bernama Fadil Shaluf. Brigade Izzudin al-Qassam (sayap militer Hamas) mengaku membunuh lelaki 24 tahun ini bersama enam pria lainnya sebagai pengkhianat. Mereka dituding memberitahukan kepada anggota intelijen Israel soal lokasi peluncuran roket dan gudang senjata Hamas. Setelah dieksekusi, mayat mereka diseret dengan sepeda motor keliling Kota Gaza. Continue reading