Diintimidasi Agen Mossad

F masuk daftar hitam Mossad lantaran berhubungan dengan Mordechai Vanunu.

Markas Mossad di Ibu Kota Tel Aviv, Israel.

F sudah lupa bulan apa dan bahkan tahun berapa kejadiannya. ceritanya begini. Suatu hari lelaki berinisial Y menghubungi dia.

Entah dari mana Y mendapatkan nomor telepon seluler F. Lebih mengejutkan lagi, dia juga tahu nama F meski baru pertama kali mengontak. ….. ada orang dari Tel Aviv mau bertemu kamu. Ini terkait wawancara kamu dengan Mordechai Vanunu, katanya, seperti diceritakan F kepada merdeka.com awal pekan ini. Continue reading

Advertisements

Paul Hirschson: Hamas Mengerikan Bagi Bangsa Palestina

“Semua orang baik di dunia ini, khususnya penduduk Israel dan Palestina, ingin Hamas kalah.”

Paul Hirschson, juru bicara Kemnterian Luar Negeri Israel.

Perang terus berlanjut di Jalur Gaza. Di pekan keempat ini lebih dari 1.110 warga Gaza terbunuh akibat gempuran Israel dan hampir lima ribu lainnya cedera. Meski Hamas mengklaim telah membunuh lebih dari seratus tentara Israel, namun kubu negara Zionis itu menyatakan baru 53 serdadu mereka terbunuh.

Upaya-upaya pelbagai pihak mendesak Hamas dan Israel gencatan senjata belum menemui hasil. Sebab, Israel menolak syarat pencabutan blokade atas Gaza diajukan Hamas. Continue reading

Pasokan Urania dari Argentina

Amerika diam saja setelah tahu Israel membeli 80 ton uranium secara rahasia dari Argentina.

Reaktor nuklir Dimona di Gurun Negev, selatan Israel.

Pertengahan Juli 1964 Departemen Luar Negeri Amerika Serikat bersama CIA (dinas rahasia luar negeri Amerika) mengirim pesan bersama. Isinya meminta kedutaan besar negara itu di Argentina dan Israel mengecek sebuah laporan intelijen belum terverifikasi.

Kedua lembaga ini ingin mengetahui apakah Buenos Aires telah sepakat menjual kepada Tel Aviv 80-100 ton uranium oksida, kerap disebut yellowcake atau urania. Bahan ini sangat penting sebagai bahan bakar reaktor nuklir dan bila diproses lebih lanjut bisa menghasilkan plutonium bisa digunakan membuat senjata nuklir. Continue reading

Mata-mata Dalam Sel 15

Kematian Benjamin Zygier menghebohkan dunia. Dia melakukan pengkhianatan terbesar sepanjang sejarah Mossad.

Benjamin Zygier

Sejumlah sipir menemukan mayat agen Mossad itu pada pukul 20.19. Tubuhnya tergantung menggunakan seprei basah. Pelapis kasur ini diikatkan di jendela
toilet selnya.

Sel di mana Benjamin Zygier meninggal terdiri dari dua bagian. Bagian pertama berisi ranjang, tempat duduk, dan dapur mini. Bagian lain adalah kamar mandi dilengkapi kakus. Terdapat tiga kamera pengintai di dalam bui itu, namun para sipir baru mengetahui tahanan mereka dijemput ajal lebih dari sejam kemudian. Continue reading

Misteri Tahanan X

Seorang agen Mossad gantung diri di selnya. Dia diduga membocorkan rahasia.

Ben Zygier

Bangunan kantor the Milan di Kota Milan, Italia, memancarkan kesan elegan dengan bagian depan dipelester dan papan nama dari terbuat kuningan, dilengkapi tempat penitipan serta furnitur kayu di bagian dalam. Tidak ada tanda-tanda kantor khusus menjual teknologi komunikasi satelit ini menjadi markas Mossad (dinas rahasia luar negeri Israel).

Namun the Milan telah merekrut sejumlah agen untuk menjalankan operasi Mossad di negara musuh. Salah satu dari mereka adalah Ben Zygier, warga Australia keturunan Yahudi dan seorang Zionis yang pindah ke Israel saat masih muda. Perusahaan ini juga memberi jaminan saat Zygier mengajukan visa bekerja melalui Konsulat Italia di Melbourne pada 2005. Setidaknya itu klaim dari sejumlah agen rahasia Australia. Continue reading