Ajal Tiga Generasi di Rumah Jamal

Sebelas warga meninggal, termasuk sembilan orang dari tiga generasi, anggota keluarga Jamal Dalu.

Sebagian besar warga Kota Gaza masih mengurung dalam rumah ketika kemarin pagi Israel kembali menggempur. Raungan mesin jet-jet tempur F-16 milik negara Zionis itu bersahutan dengan dentuman ledakan dari rudal dimuntahkan burung-burung besi ini.

Sebuah rudal menyasar rumah toko milik Jamal Dalu. Ledakan hebat meluluhlantakkan kediaman dua lantai ini. Jamal sedang berada di tetangganya saat serangan itu terjadi. Nahas, kakak perempuan bersama istri, dua putrinya, menantu perempuan, dan empat cucu berusia 2-6 tahun tewas tertimpa reruntuhan bangunan. Dua tetangga – pemuda 18 tahun dan neneknya – juga senasib.

Para petugas penyelamat dibantu warga dan buldoser berusaha keras lebih dari sejam buat mengeluarkan sebelas mayat itu. “Kami sedang tidur saat ledakan dahsyat terdengar,” kata Abdul Latif Dahman, tetangga Jamal yang bersama seratusan orang berdiri terpaksu menyaksikan evakuasi. “Tidak bisa digambarkan dengan kata-kata, hanya kepulan asap, debu, dan keheningan lantaran suara ledakan itu begitu keras.”

Bau mesiu bercampur deru mesin buldoser seolah musik terdengar menyayat hati. Kesunyian berganti tangis dan gema takbir ketika dua mayat bocah berhasil dikeluarkan dari bawah puing. Seorang petugas langsung melarikan jenazah gadis cilik ini ke dalam ambulans, sedangkan seorang tetangga membopong mayat anak lelaki mencari pertolongan.

Serbuah seharian kemarin mengakibatkan korban terbesar sejak operasi militer bersandi Tiang Pertahanan dilancarkan Rabu pekan lalu. Sebanyak 29 orang tewas, termasuk 20 anak. Korban terbunuh seluruhnya berjumlah 70 orang dan hampir 700 lainnya cedera. Sedangkan di pihak Israel hanya tiga orang meninggal dan 79 lainnya luka.

Perdana Menteri Ismail Haniyah dari Hamas mengutuk kejadian itu dan menyebut sebagai pembantaian.

Kepala juru bicara militer Israel Brigadir Jenderal Yoav Mordechai mengatakan pihaknya sedang menyelidiki peristiwa itu. Dia menegaskan serbuan Israel hanya menyasar orang-orang bertanggung jawab atas serangan roket ke wilayah mereka. “Kami berkomitmen terhadap keamanan warga Israel.”

Negara Zionis itu boleh saja membela diri. Yang pasti, Jamal sakit hati lantaran kehilangan tiga generasi.

New York Times/Faisal Assegaf

One thought on “Ajal Tiga Generasi di Rumah Jamal

  1. Pingback: Ajal Tiga Generasi di Rumah Jamal – Islamic Geographic

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s