Jejak Polonium di Jasad Arafat

Tim medis menyimpulkan polonium telah mencemari darah, keringat, air liur, dan urine Arafat.

Delapan tahun misteri itu tersimpan hingga akhirnya kemarin stasiun televisi Aljazeera melansir hasil penyelidikan mereka selama sembilan bulan. Kesimpulannya, mendiang Presiden Otoritas Palestina pertama sekaligus ikon perjuangan bangsa itu, Yasser Arafat, sangat mungkin tewas karena diracun dengan polonium.

Selama itu pula, muncul selentingan menyebutkan ia meninggal karena kanker dan kerusakan hati. Ada pula yang menuding pendiri Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) ini menemui ajal lantaran mengidap virus HIV. Tim medis di Rumah Sakit Militer Percy, Ibu Kota Paris, Prancis, merawat dia hingga meninggal pada 11 November 2004 tidak menemukan sisa racun di tubuhnya.

Liputan investigasi Aljazeera menbuktikan semua rumor itu tidak benar. Ia sehat saat militer Israel mengepung dia di kantornya di Kota Ramallah, Tepi Barat. Hingga akhirnya kondisinya merosot drastis. Badan lelaki kelahiran 24 Agustus 1929 ini sangat kurus. Ia menderita diare parah dan kerap muntah.

Uji laboratoirum terhadap barang-barang pribadi Arafat – pakaian, sikat gigi, hingga kafiyeh – menunjukkan terdapat jejak polonium dengan kadar melebihi batas aman. Kandungan zat radioaktif berbahaya dan jarang itu telah mencemari darah, keringat, ludah, dan air kencing Arafat. Tes itu dilakukan para ahli patologi tersohor di the Institut de Radiphysique di Kota Lausanne, Swiss.

Tim medis menemukan kandungan polonium itu sepuluh kali lipat dari batas aman. “Saya bisa menyimpulkan kepada Anda kami menemukan kadar polonium-210 sangat tinggi di barang-barang pribadi Arafat dan telah meracuni bagian dalam tubuhnya,” kata Dr. Francois Bochud, direktur lembaga itu.

Polonium merupakan zat radioaktif paling sering dipakai buat sumber tenaga pesawat ruang angkasa. Unsur ini pertama kali ditemukan oleh ahli kimia Prancis, Marie Curie. Putrinya, Irene, termasuk korban pertama meninggal setelah polonium mencemari laboratoriumnya. beberapa tahun selepas kejadian itu, ia menderita leukemia. Setidaknya, dua ilmuwan nuklir Israel terbunuh setelah tercemar polonium.

Namun, korban paling terkenal adalah maata-mata Rusia memebelot ke Inggris, Alexander Litvinenko. Ia sakit parah pada 2006 setelah menghirup teh mengandung polonium di sebuah restoran sushi di Ibu Kota London, Inggris.

Para ahli di Lausanne dan sejumlah pakar lainnya tidak menemukan bukti berdasarkan hasil rekaman medis asli Arafat yang diperoleh sang janda, Suha Arafat. “Tidak ada kerusakan hati, kanker, leukemia,” ujar Dr. Patrice Mangin, kepala the Institute of Legal Medicine di Universitas Lausanne. “Tidak ada tanda atau gejalan trkena HIV.”

Ahli HIV dari Tunisia, Dr. Taufik Shaaban, juga memastikan lelaki bernama lengkap Muhammad Yasser Abdul Rahman Abdul rauf Arafat al-Qudwa al-Husseini itu tidak mengidap HIV. Ia salah satu dokter iktu memeriksa Arafat di Ramallah sebelum diterbangkan ke Paris.

Tim dokter di Lausanne berharap mereka bisa memeriksa contoh darah dan urine Arafat diambil saat ia dirawat di Percy. Suha telah meminta dua sampel itu, namun ditolak dengan alasan semua catatan medis mengenai Arafat sudah dihapus. “Biasanya, dokter akan menyimpan catatan medis orang sangat penting seperti Arafat. Mungkin mereka ingin terhindar dari masalah,” kata Suha.

Berdasarkan temuan mutakhir itu, janda satu putri ini sudah mengajukan agar jasad Arafat diotopsi. Presiden otoritas Palestina Mahmud Abbas suah mengabulkan tuntutan itu, namun belum meberi kepastian kapan dilaksanakan. “Setidaknya, saya telah melakukan sesuatu buat menjelaskan kepada rakyat Palestina, generasi Arab dan Muslim di seluruh dunia, kematiannya tidak alamiah. Itu kejahatan,” Suha menegaskan.

Semoga saja jejak Polonium masih membekas di kerangka Arafat.

Aljazeera/Faisal Assegaf

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s