Ayam Persia Kemasan Amerika

KFC perdana di Iran berdiri pekan lalu. 

Dulu mungkin tidak ada pihak yang membayangkan jaringan restoran cepat saji asal Amerika Serikat, KFC (Kentucky Fried Chicken), bisa berdiri di Iran. Namun sejak pekan lalu mimpi itu menjadi kenyataan.

KFC perdana muncul di Ibu Kota Teheran. Adalah Amir Hussein Ali Zadeh yang mewujudkan khayalan itu. Dia memodifikasi nama restoran miliknya itu menjadi KFC-Iran. Dia menegaskan perusahannya bukan kepunyaan orang Amerika.

Tentu saja berdirinya KFC di Negeri Persia mengundang kehebohan. Maklum saja, sejak Revolusi Islam hubungan diplomatik Amerika dan Iran terputus. Para pemimpin di Iran menolak bersahabat dengan negara adikuasa itu lantaran sangat menyokong Israel yang menjajah Palestina.

Konflik kian meruncing baru-baru ini terkait isu nuklir Iran. Amerika bersama Israel meyakini Teheran sedang mengembangkan senjata nuklir. Namun berkali-kali pula para petinggi Negeri Mullah itu membantah tudingan itu. Seperti kata pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Sayyid Ali Khamenei. Senjata nuklir haram.

Terlepas dari semua kisruh kedua negara, Ali Zadeh seolah ingin menyampaikan pesan masih ada kesempatan bagi kedua negara untuk berbaikan. Urusan perut atau ekonomi memang tidak mengenal kawan atau lawan.

Seperti KFC di pelbagai negara, sajian utama adalah ayam dan kentang goreng. Namun agar bisa diterima masyarakat di negaranya, Ali Zadeh tidak sekadar menambah kata Iran dibelakang KFC. Ia juga akan menambah 32 menu baru yang pas di lidah orang Iran.

Setelah berusaha lima tahun, Ali berhasil mendirikan KFC itu. Namun ia menolak mengungkapkan bagaimana ia bisa memperoleh izin dari pemerintah Iran atau Amerika untuk membuka KFC di Negeri Mullah itu.

Pastinya, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi pula oleh Ali Zadeh. Sebagai negara yang ketat menerapkan syariat Islam, ayam yang disajikan harus dipotong dengan cara halal. KFC-Iran juga harus memisahkandengan hijab antara ruang kaum adam dan untuk kalangan hawa.

Jika semua syarat sesuai syariat terpenuhi, jangan kaget bila para mullah dan anak-anak mereka tidak risih makan di KFC.

Haaretz/Faisal Assegaf

3 thoughts on “Ayam Persia Kemasan Amerika

  1. Kita seharusnya juga melakukan hal yang sama( mengajukan syarat dan ketentuan yang sesuai dengan kondisi Kita ) bagi waralaba asing terutama yang menjual makanan sampah/junk food, karena Kita ketahui bahwa makanan tersebut, tidak baik bagi anak2 dan mengakibatkan addict.

  2. Setau saya masyarakat Iran emang masih banyak yang mengkonsumsi produk-produk buatan AS. Dulu saya pernah baca catatan kesaksiannya Dahlan Iskan pas ke Iran & kata dia, Coca Cola masih dijual secara luas di Iran. Terus masyarakat Iran juga masih ada yang menggunakan software buatan AS & menonton film produksi Hollywood walaupun untuk mendapatkannnya, mereka harus menempuh jalur ilegal alias lewat bajakan yang beredar di internet

    • Berhubung tidak adanya copyright law di Iran, nggak cuma software aja yang dibajak, bahkan coca cola juga dibajak😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s