Laila Khalid: Khader Adnan Membela Kehormatan Bangsa Palestina

Setelah 66 hari mogok makan, Kementerian Kehakiman Israel pekan ini memutuskan akan membebaskan Khader Adnan, lelaki asal Kota Jenin, Tepi Barat, pada 17 April mendatang.

Adnan, 33 tahun, melancarkan mogok makan sebagai protes atas penahanan dirinya yang semena-mena. Dia ditangkap dari rumahnya, Desember tahun lalu, karena terlibat kegiatan teror. Ayah tiga anak (satu masih dalam kandungan) ini memang anggota Jihad Islam.

Sesuai hukum militer yang berlaku di negara Zionis itu, seseorang yang dianggap membahayakan keamanan negara bisa ditahan enam bulan tanpa melalui proses peradilan. Masa kurungan bisa diperpanjang untuk enam bulan berikutnya jika diperlukan.

Perlawanan tanpa kekerasan oleh Adnan ini mendapat simpati rakyat Palestina. Unjuk rasa besar-besaran berlangsung di Tepi Barat dan Jalur Gaza, menuntut Adnan bebas.

Rupanya, tindakan Adnan diikuti oleh Hana Yahya al-Shalabi, juga dari Jenin. Perempuan 29 tahun ini baru saja bebas sebagai bagian dari pertukaran tahanan dengan serdadu Israel, Gilad Shalit. Ia sudah lebih dari sepekan mogok makan. Sebelumnya, ia mendekam di penajara Israel lebih dari dua tahun. Namun setelah bebas, Jumat pekan lalu, ia kembali ditangkap.

Menurut Laila Khalid, mogok makan yang dilakoni Adnan dan Hana mewakili keinginan seluruh tahanan Palestina. “Keduanya membela kehormatan bangsa Palestina,” katanya saat dihubungi Faisal Assegaf dari Hamaslovers melalui telepon selulernya hari ini.

Laila Khalid, satu-satunya perempuan Palestina yang pernah membajak pesawat Israel (dua kali), menegaskan penahanan administratif seperti yang menimpa Adnan dan ribuan warga Palestina lainnya melanggar hukum internasional. Berikut penuturannya:

Apa komentar Anda soal keputusan Israel akan membebaskan Khader Adnan April mendatang?

Khader Adnan mewakili keinginan seluruh tahanan Palestina di penjara Israel. Ia membela kehormatan bangsa Palestina. Ia menyampaikan pesan kepada seluruh tahanan Palestina untuk melawan Israel dengan segala cara. Apa yang ia peroleh, ia akan dibebaskan April mendatang. Mogok makan Adnan ini memperoleh dukungan dan solidaritas di dalam dan luar Palestina.

Jadi menurut Anda, perlawanan tanpa kekerasan lebih efektif menghadapi Israel?

Ini merupakan salah satu cara melawan tapi bukan satu-satunya. Perlu perlawanan revolusioner.

Maksudnya?

Bangsa Palestina harus melawan dengan segala cara untuk mengusir penjajah Israel, baik dengan carar kekerasan (bersenjata) atau damai.

Apa hikmah dari mogok makan Adnan?

Ia menggunakan cara itu untuk menekan Israel agar mau memenuhi tuntutannya. Satu orang akhirnya bisa mengalahkan musuh.

Apa pendapat Anda soal rekonsiliasi Hamas dan Fatah?

Masih ada kecurigaan lantaran begitu banyak perbedaan.

2 thoughts on “Laila Khalid: Khader Adnan Membela Kehormatan Bangsa Palestina

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s