Muncul Kopi dengan Lisan Ibrani

Kafe Aroma Tel Aviv melarang pegawai mereka berbicara selain memakai bahasa Ibrani.

Warga keturunan Arab di Israel boleh jadi harus meninggalkan identitas mereka saat berkunjung ke Kafe Aroma Tel Aviv. Seluruh pegawai di jaringan kedai kopi itu diharuskan berbahasa Ibrani. Alhasil, mereka hanya akan melayani pembeli yang berbahasa negeri Yahudi itu.

Aturan itu berlaku di seluruh cabang kedai kopi Aroma Tel Aviv. Bunyi aturannya: “Selama bekerja, dekat konsumen, hanya boleh bercakap Ibrani.” Kafe Aroma Tel Aviv memiliki 23 cabang di luar Ibu Kota Tel Aviv.

Awalnya, Kafe Aroma milik dua bersaudara, yakni Sahar dan Yarif Shefa. Waralaba ini berdiri pada 1994. Namun lantaran berseteru, mereka pecah kongsi lima tahun kemudian. Sahar menguasai Aroma Tel Aviv, sedangkan Yarif menjalankan Aroma Israel.

Karyawan dan mantan pekerja Aroma Tel Aviv membenarkan soal aturan itu. “Sahar Shefa telah memerintahkan seluruh cabang memasang tulisan di depan kafe ‘bebas dari bahasa Arab’,” kata seorang mantan pelayan Kafe Aroma Tel Aviv menolak disebutkan identitasnya.

Padahal, bahasa ibu sebagian besar pegawai Aroma Tel Aviv bukan Ibrani. Rupanya peraturan bersikap diskriminatif itu muncul karena sering ada keluhan dari pengunjung kebanyakan orang Yahudi. Mereka merasa terganggu dan bahkan diejek oleh pegawai tidak menggunakan bahasa Ibrani.

Menurut seorang pengacara bernama Dganit Lapidor, larangan berbahasa non-Ibrani itu melanggar ketentuan tenaga kerja. Apalagi, bahasa Arab merupakan salah satu bahasa resmi di negara Bintang Daud itu. “Jika Anda mengatakan kepada seorang karyawan untuk tidak memakai bahasa mereka, itu seperti diskriminasi,” ujarnya.

Manajemen Aroma Tel Aviv beralasan larangan berbahasa Arab itu bakal meningkatkan pelayanan dan komunikasi antara pegawai dan pengunjung. Aturan itu juga membuat pelayan kedai Aroma Tel Avivi terlihat lebih sopan.

Tapi sejumlah cabang Aroma Tel Avivi mengaku tidak pernah mendengar soal aturan hanya boleh bicara dengan bahasa Ibrani. Apalagi, sejumlah pemilik cabang baru adalah orang-orang keturunan Arab.

Haaretz/Faisal Assegaf

3 thoughts on “Muncul Kopi dengan Lisan Ibrani

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s