Huwaida Arraf: “Kami Undang Jusuf Kalla untuk Misi ke Gaza”

Kiprahnya menentang penjajahan Israel terhadap Palestina sudah dikenal. Perempuan kelahiran Detroit, Michigan, Amerika Serikat, ini merupakan ketua Free Gaza Movement, sebuah lembaga nirlaba yang mengkampanyekan pencabutan blokade terhadap Jalur Gaza.

Wanita asli Palestina ini juga iktu dalam misi kemanusiaan ke Gaza akhir Mei lalu yang berakhir dengan bentrokan berdarah. Pasukan komando angkatan laut Israel menyebru ke atas kapal Mavi Marmara dan menewaskan sembilan relawan. Misi itu terdiri dari tiga kapal penumpang dan tiga kapal barang. Ketika itu, Arraf berada di Challenger 1.

Kepada Faisal Assegaf dari Tempo, Arraf menjelaskan soal misi berikutnya. Berikut penuturannya saat dihubungi melalui telepon selulernya kemarin:

Ada rencana membuat misi kemanusiaan lagi ke Gaza?
Kami lagi mempersiapkan itu.

Kapan?
Kami belum memutuskan waktunya, mungkin dalam dua setengah bulan mendatang.

Sejauh ini, sudah berapa orang mendaftar?
Kami sudah dihubungi oleh ribuan orang dari seluruh dunia. Kami mengundang  lebih banyak organiser dari masing-masing negara.

Kira-kira berapa yang akan ikut?
Kami berharap makin banyak makin baik.

Anda yakin misi berikutnya bisa menembus Gaza?
Kami berharap dapat mencapai Gaza. Namun pesan paling penting adalah memobilisasi komunitas internasional untuk menekan Israel agar membuka blokade. Kami berharap tekanan itu makin meningkat setelah misi mendatang.

Ada antisipasi agar insiden Mavi Marmara tidak terulang?
Kami tidak akan pernah membawa senjata. Kami hanya akan menggunakan taktik tanpa kekerasan untuk mempertahankan diri.

Komentar Anda soal klaim Israel ada pihak-pihak yang terkait organisasi teror dalam misi sebelumnya?
Klaim Israel itu tidak berdasar. Kami tidak terkait atau mendukung salah satu partai di Palestina, Hamas atau Fatah. Tuduhan Israel itu hanya untuk membenarkan tindakan mereka yang telah membunuh para relawan.

Adarencana mengundang tokoh-tokoh?
Yang kami lakukan adalah mengundang sebanyak mungkin peserta, termasuk orang-orang terkenal untuk berpartisipasi.

Dari Indonesia?
Kami belum mengirim pesan kepada mantan presiden Jusuf Kalla. Tapi kami akan mengundang dia untuk misi berikutnya.

Berapa lama Anda ditahan saat kasus Mavi Marmara?
Saya sudah sering dipenjara karena menentang pendudukan Israel. Misi ke Gaza sebelumnya adalah yang ketujuh bagi saya. Saya dilepas pada malam pertama. Namun saya tidak dideportasi karena memiliki kewarganegaran Israel.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s