Muhammad Totach: “Saya Tidak Akan Pernah Meninggalkan Yerusalem”

Tiga anggota parlemen dan satu mantan menteri dari kelompok Hamas terancam diusir dari Yerusalem. Polisi Israel sejak awal bulan ini mencabut izin tinggal tetap bagi mereka, yakni Muhammad Abu Tir, Muhammad Totach, Khalid Abu Arafah, dan Ahmad Atoun.

Meski batas waktu yang diberikan hingga bulan depan, Abut Tir sudah diperintahkan meninggalkan Yerusalem Jumat malam pekan lalu. Namun menurut Totach, rekannya itu masih ada di kota itu. Tapi ketika telepon selulernya mati ketika Tempo menghubungi berkali-kali.

Totach, Abu Arafah, dan Atoun yang dikontak secara terpisah menegaskan tidak akan menuruti perintah itu. Seperti warga Palestina lainnya di Yerusalem Timur, keempatnya bertatus izin tinggal tetap. Berikut penuturan Totach kepada Faisal Assegaf Sabtu lalu:

Apakah Anda masih di Yerusalem?
Kami masih di Yerusalem karena kami tinggal di sini sejak lahir. Kami tidak akan pernah meninggalkan Yerusalem.

Namun Israel telah mengusir Anda?
Mereka boleh saja memerintahkan begitu tapi mereka tidak berhak. Semua keluarga saya di Yerusalem. Keluarga saya tinggal di sini sudah ratusan tahun sejak kakek moyang saya, sedangkan Israel baru datang pada 1967.

Kapan perintah itu dikeluarkan?
Tidak sampai 24 jam setelah saya dibebaskan 2 Juni lalu setelah mendekam empat tahun di penjara Israel. Saya diperintahkan pergi dari Yerusalem paling lambat 2 Juli. Sebenarnya peringatan sudah dikeluarkan sebulan setelah saya terpilih sebagai anggota parlemen, Februari 2006 (Hamas memenangkan pemilihan umum 25 Januari 2006).

Memangnya apa alasan Israel?
Kami diminta setia kepada Israel padahal kami rakyat Palestina.

Bukan karena Anda anggota Hamas?
Kami berjuang untuk Palestina, bukan demi kelompok tertentu, apakah itu Hamas atau Fatah.

Apakah keluarga Anda termasuk?
Tidak, pengusiran itu hanya berlaku buat saya saja. Namun Knesset (parlemen Israel) sedang menggodok undang-undang yang akan memasukan keluarga dalam perintah itu.

Jika Anda menolak, apa akibatnya?

Saya akan ditangkap dan ditahan lagi.

Anda tidak takut?
Saya tidak akan keluar dari Yerusalem meski dipenjara atau bahkan dibunuh. Ini tanah air saya dan Israel adalah penjajah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s