Mossad Nyaris Bunuh Nasrallah

Mossad sudah dua kali berupaya melenyapkan pemimpin Hizbullah itu.

Kalau saja misi Mossad (dinas rahasia luar negeri Israel) berhasil, dunia akan kembali gempar. Agen-agen negara Zionis itu dua kali nyaris membunuh pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah, yakni pada Februari dan Jumat pekan lalu.

Pertengahan Januari lalu, Mossad melenyapkan pentolan Hamas bernama Mahmud al-Mabhuh. Pendiri Brigade Izzudin al-Qassam yang merupakan sayap militer Hamas ini dieksekusi di sebuah hotel di Dubai, Uni Emirat Arab, oleh tim Mossad beranggotakan 27 orang memakai paspor palsu Inggris, Jerman, Prancis, Irlandia, dan Australia.

Tapi Mossad kehilangan dua kesempatan emas itu. Maklum saja, karena menjadi sasaran pembunuhan Israel, Nasrallah sangat jarang muncul di depan publik. Apalagi setelah Perang Libanon Juli 2006. Ia menyampaikan pesan kepada para pendukungnya melalui rekaman video.

Surat kabar terbitan Kuwait, Al-Jarida, mengungkapkan Mossad dapat mengetahui keberadaan Nasrallah di sebuah bangunan di pinggiran selatan Ibu Kota Beirut, Libanon. Di sanalah, kelompok Hizbullah berpusat selain di Libanon Selatan.

Informasi itu diperoleh dari hasil intipan pesawat pengintai tanpa awak Israel, Shoval, Jumat pekan lalu. Lantas perintah pun diberikan kepada Mossad untuk menghabisi Nasrallah dengan cara dibom. Namun, nyawa lelaki setengah abad itu selamat karena misi rahasia itu dibatalkan atas alasan kemanusiaan. Bom tidak jadi diledakan lantaran Nasrallah dikelilingi anak-anak.

Sebulan setelah kematian Mabhuh, Mossad mengetahui agenda Nasrallah akan ke Suriah bertemu Presiden Basyar al-Assad dan Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad. Kedua negara ini diyakini mendukung perjuangan Hizbullah dan Hamas menghadapi Israel.

Bapak lima anak itu pun dikuntit hingga memasuki perbatasan Suriah. Untung saja, anak buah Nasrallah lebih cerdik. Pria kelahiran Beirut itu pun selamat. “Mossad telah mengidentifikasi Nasrallah, namun ia mampu berkelit dan meninggalkan pengejarnya beberapa menit setelah memasuki Suriah,” tulis Al-Jarida mengutip sejumlah pejabat senior Israel.

Bukan kali ini saja upaya itu dilakukan. Mossad berhasil meracuni Nasrallah pada Oktober 2008. Dengan pertolongan 15 dokter Iran yang langsung terbang ke Beirut, umurnya bisa diperpanjang.

Mossad telah dua kali membunuh pemimpin Hizbullah. Pada 6 Februari 1992, mereka merenggut nyawa Abbas Mussawi dengan sebuah roket dari helikopter tempur. Nasrallah adalah pengganti selanjutnya. Di Ibu Kota Damaskus, Suriah, misi Mossad pada 12 Februari 2008 berhasil mengirim Imad Mughniyah ke liang kubur.

Meski selamat, Nasrallah akan selalu menjadi buruan Mossad sepanjang hayat.

Daily Star/Haaretz/Naharnet/Faisal Assegaf

One thought on “Mossad Nyaris Bunuh Nasrallah

  1. memang benar kalau israel adalah negara adidaya sejati , tapi itu sangat lama disadari oleh kita semua maka marilah wahai umat islam sedunia bersatu tuk membinasakan musuh islam , musuh dunia, & musuh ALLAH .ALLAHU AKBAR …………… BINASALAH YAHUDI……………!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s