Kehidupan Glamor Politisi Israel

Barak doyan menggelar pesta mewah.

Dua mantan perdana menteri Israel: Ehud Olmert dan Ariel Sharon

Pantas saja mantan Perdana Menteri Israel Ehud Olmert dituding terlibat korupsi. Rupanya  kehidupan mewah yang serba hedon sudah menjalar di kalangan politisi negara Yahudi itu.

Olmert dikenal paling suka pelesir ke luar negeri. Ketika menjabat menteri industri, perdagangan, dan tenaga kerja, Juni 2005 ia melawat tiga hari ke New York, Amerika Serikat. Di sana ia menginap di sebuah kamar super mewah di Hotel St. Regis yang harganya US$ 1.400 semalam.

Dua bulan sebelumnya, bersama istrinya ia menghadiri undangan makan malam di New York. Di sana keduanya menginap disebuah kamar luks seharga US$ 2.600 per malam di Hotel Peninsula.

Sekarang yang sedang dalam sorotan adalah Menteri Pertahanan sekaligus pemimpin Partai Buruh Ehud Barak. Seperti dilaporkan surat kabar Yisrael Hayom Ahad lalu, ia sering menggelar pesta gila-gilaan di apartemen super mewahnya di utara Ibu Kota Tel Aviv. Tamunya mulai dari wartawan berpengaruh, konglomerat, diplomat asing, hingga politisi yang tengah ia dekati.

Semua perlengkapan serba luks dalam apartemen seluas 350 meter persegi milik Barak itu. Bayangkan saja, harga apartemen yang terletak di lantai 31 ini US$ 10 juta atau hampir 400 kali pendapatan per kapita warga negaranya. Barang mahal yang ia miliki, antara lain sistem pencahayaan dan suara otomatis, sistem pengatur alat-alat elektronik, meja makan yang dapat menampung 40 orang.

Barang berharga paling baru di kediaman Barak adalah sebuah bingkai album foto ukuran satu meter persegi. Isinya tokoh-tokoh menarik, termasuk foto mantan super model Carla Burni yang kini istri Presiden Prancis Nicolas Sarkozy. Di bingkai itu, Bruni duduk telanjang di pangkuan ayahnya.

Mewahnya apartemen Barak membuat seorang pengusaha yang tidak mau disebutkan namanya geleng-geleng kepala. Saat menghadiri pesta ulang tahun Barak ke-65, Februari dua tahun lalu, ia merasa seperti berada di istana mantan diktator Rumania yang dihukum gantung, Nicolae Ceausescu. “Sepertinya ia (Barak) sudah gila. Ia hidup di dunia lain, terpisah dari orang-orang, dimabuk oleh uang, oleh kekuasaan,” katanya.

Ia juga doyan menghamburkan uang negara saat bepergian dinas ke luar negeri. Ketika menghadiri Paris Air Show, Juni lalu, Pameran saban dua tahun ini merupakan agenda wajib bagi Departemen Pertahanan Israel untuk memamerkan senjata-senjata unggulan mereka.

Ketika itu, Barak mengajak 40 orang, termasuk istrinya Nili Priel. Hanya empat malam di ibu kota Prancis itu, mereka menghabiskan uang negara 939.000 euro atau sekitar Rp 13,11 miliar. Mereka menginap di kamar hotel bertarif 2.500 euro semalam.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu juga tak kalah pamer. Pada masa jabatan pertamanya, 1996-1999, lebih dari sekali ia menginap di hotel kelas premium, Park Lane dan Stanhope, di New York, Amerika Serikat. Ketika menghadiri Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa bulan lalu, rombongannya menghabiskan US$ 1,3 juta.

Di tengah Perang Libanon 2006, Netanyahu bersama istrinya Sara berkampanye pro-Israel di Ibu Kota London. Selama sepekan keduanya menghamburkan 131.000 shekel atau lebih dari US$ 36.000. Belanja ini termasuk makan, hiburan, cuci pakaian, dan penataan rambut Sara.

Haaretz/Faisal Assegaf

One thought on “Kehidupan Glamor Politisi Israel

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s