Pesan Pendek Buat Tuhan

Setelah surat elektronik dan faksimili, kini kaum Yahudi bisa mengirim doa lewat Twitter.

Seorang peziarah berdoa di depan Kotel

Kemajuan teknologi telah berhasil mengubah gaya hidup manusia, termasuk dalam soal ibadah. Setidaknya, itulah yang terjadi di kalangan umat Yahudi.

Sejak awal bulan lalu, orang-orang Yahudi di berbagai negara mempunyai satu lagi pilihan untuk berkirim doa jika tidak memiliki kesempatan mengunjungi Tembok Ratapan atau Kotel dalam bahasa Ibrani. Cukup dengan menuliskan harapan dan impian mereka maksimal 140 karakter, doa dikirim lewat jejaring sosial Twitter.

Layanan doa lewat Twitter ini diperkenalkan oleh Alon Nil sejak awal bulan lalu. Boleh jadi lantaran tanpa ongkos kirim, hasilnya sungguh luar biasa. Dalam tiga pekan pertama saja, ia kebanjiran 1.000 doa yang belum selesai dibaca. Ia pun mengakui tidak mampu menangani antusiasme itu. “Namun saya berkomitmen untuk tidak kehilangan satu pengirim doa sekali pun,” kata sarjana  ekonomi lulusan Universitas Tel Aviv, Israel, ini.

Doa-doa itu lantas dicetak di atas kertas dan diantar ke Kotel untuk diselipkan di sela rekahan batu Kotel. Sebenarnya, beberapa tahun terakhir, kaum Yahudi bisa mengirim permohonan mereka melalui surat elektronik atau faksimili. Saban tahun, ribuan peziarah melawat ke tembok berusia 2.000 tahun itu. Tembok Ratapan merupakan tempat suci bagi pemeluk Yahudi.

Nil mengungkapkan gagasan itu ia peroleh setelah melihat bagaimana rakyat Iran memanfaatkan Twitter untuk mengirim informasi atau foto soal kisruh politik dua bulan lalu. Ketika itu, Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad yang kembali terpilih memblokir Internet dan jejaring sosial seperti Facebook.

Ahmadinejad dikritik karena berupaya menutup-nutupi kekerasan yang diperbuat oleh misili Basij (polisi agama) terhadap ribuan pendukung tokoh reformis Mir Hussein Musawi. Unjuk rasa besar-besaran selama beberapa hari itu menewaskan 17 orang dan ratusan lainnya cedera.

Tentu saja berdoa lewat Twitter ini tindakan keblinger. Padahal, cukup dalam hati atau lisan saja, asal ikhlas, doa dipastikan sampai kepada Tuhan.

AP/BBC/Faisal Assegaf

4 thoughts on “Pesan Pendek Buat Tuhan

  1. saat manusia lahir ke dunia ditandai dengan tangisan, itu jelas pertanda bahwa kita manusia siap ga siap akan dihadapkan suatu permasalahan hidup. Tapi kita bersyukur Allah dalam Pribadi Tuhan Yesus Kristus, hanya DIA sanggup lakukan perkara besar bagi umut pilihanNYA termasuk kita yang percaya agar semakin kuat dan teguh. Karena jelas-jelas bukti nyata bahwa kita pasti di selamatkan dalam kehidupan yang kekal…GBU

  2. Ada tiga masjid yg sangat dihormati oleh umat Islam, ……… Kedudukan pertama berkunjung ke Bait Allah Masjidil Haram di Mekah untuk melaksanakan ibadah haji bagi yg mampu, ………
    Kedua berkunjung ke Masjid Nabawi di Madinah tempat makam/kuburan Rasulullah Nabi Muhammad saw di sana, ……..
    Dan yg ketiga berkunjung ke Masjidil Aqsa tempat Nabi Muhammad saw melakukan perjalanan secara isra’ mi’raj dari Masjidil Haram di Mekah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem, ……….
    Alangkah dahsyatnya pembangunan Masjidil Haram Ka’bah bagi umat Islam di Mekah yg bisa menampung hampir tiga juta umat-Nya sekaligus pada perayaan haji di sana, ………
    Dan betapa hebatnya pembangunan Masjid Nabawi di Madinah yg sangatlah cantik indah anggun dan megahnya tiada tara bandingannya, ……….
    Sungguh kedua-duanya Bait Allah ini sangatlah permai dan indahnya serta memukau bagi yg berkunjung ke sana, ……..
    Sedangkan Bait Allah yg ketiga adalah Masjidil Aqsa, …….. sangatlah kurang nyaman berkunjung ke sana karena di samping penjagaannya yg sangat ketat, juga masih sangatlah banyak reruntuhan-reruntuhan yg belum bisa dibangunnya kembali, ………. dan juga membuat kurang nyaman bagi yg ingin mengunjunginya karena tempat ini selalu menjadi rebutan/persengketaan antara Israel dan Palestina, ……..
    Jadi perbedaan pembangunannya di antara Bait Suci di Gunung Arab Saudi (Mekah dan Medinah) dan pembangunan Bait Suci di Gunung Arab Yahudi (Yerusalem) ini bagaikan antara bumi dan langit, ……… Pembangunan Bait Suci di Arab Saudi sangatlah hebat dan mendahsyatkan, sedangkan pembangunan yg di Arab/Paelstina – Yahudi/Israel sangatlah menyedihkan, …….. Lihatlah umat Yahudi berdoa di Tembok Ratapan yg tidak ada atap perlindungannya sehingga tidak terlindung dari dinginnya salju yg turun menyelimutinya, tidak terlindung dari derasnya hujan dan dinginnya angin malam, maupun tidak terlindung dari panasnya terik matahari di siang hari, ………. Maka kasihan sekali mereka jadinya, kenapa Bait Suci Ketiga belum bisa dibangun juga?, …….. Bukankah mereka adalah anak cucu Bapa Abraham/Nabi Ibrahim dengan Ibu Sara yg melahirkan Nabi Ishak dan kemudian lahirlah cucunya Nabi Yakub/Israel, kesemuanya adalah keluarga Ahlul Bait di Bait Allah di Yerusalem? ………. Bukankah mereka semua adalah para nabi dan rasul-rasul kita semuanya?, …….. Astagfirullahal adziiim, ………. Ya Tuhan Allah Abraham/Ibrahim dan Israel/Yakub, ampunilah kami semuanya, jauhkanlah kami dari kutuk/laknat di Gunung Sion/Yerusalem ini, ……. Maka berkatilah dan rahmatilah kami semuanya supaya ada ketenangan kedamaian kesejahteraan di Tanah Perjanjian Israel dan Palestina ini, ………. Amin YRA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s