Permen Karet Pembangkit Syahwat

Disebarkan agen-agen intelijen Israel.

Anggota Hamas sedang menonton pidato Obama

Sebut saja namanya Nailah. Muda, cantik, berjilbab, dan saleha. Ia masih bersekolah di sebuah SMA di Kota Gaza. Pekan lalu, ia mencoba permen karet gratis yang diberikan temannya.

Sejatinya, tidak ada yang mencurigakan. Seperti permen karet umumnya, manis dan terasa kenyal digigit. Namun beberapa hari setelah mengunyah permen itu, Nailah merasakan sesuatu yang lain. Syaraf-syaraf seksualnya bergeliat dan hasratnya bergolak.

Dengan malu-malu, Nailah melaporkan perubahan itu kepada ayahnya. Sang ayah lantas melaporkan kasus itu ke polisi sekaligus membawa barang bukti berupa beberapa bungkus permen karet yang masih ia simpan.

Polisi pun bergerak dan berhasil menangkap geng penyebar permen pembangkit nafsu seks itu. “Kami telah menemukan dua jenis obat pembangkit gairah seksual itu, yang pertama dalam bentuk permen karet dan kedua dalam bentuk gula-gula,” kata juru bicara Kepolisian Kota Gaza Islam Shahwan kepada kantor berita AFP.

Hanya saja, Shahwan tidak menyebut merek kedua jenis pembangkit hasrat bersetubuh itu. Dari pengakuan para tersangka, kedua jenis obat itu dipasok melalui perbatasan antara Israel dan Jalur Gaza. Ini berarti dapat melalui gerbang Karim Shalom, Erez, Sofia, dan Nahal Oz.

Ia mengungkapkan para tersangka juga mengaku terlibat dalam jaringan intelijen Israel. Bahkan, menurut salah satu pelaku, ia memperoleh kedua produk itu dengan harga sangat murah dari seorang agen rahasia Zionis. Sang agen mengaku tidak terlalu mengharapkan uang, yang penting dua obat itu bisa tersebar dan dikonsumsi generasi muda Gaza.

Hingga kini belum ada komentar dari Pasukan Pertahan Israel (IDF). Tapi seorang sumber militer yang dikutip AFP mengatakan tudingan pihak Hamas itu tidak beralasan.

Syahwat memang mengerikan. Jika ia liar dan tidak terkendali, lelaki bisa begitu buas dan perempuan hina seperti sampah. Inilah yang menjadi sasaran Israel untuk merusak anak-anak muda di Gaza. Sebab, mereka calon yang potensial untuk direkrut menjadi anggota Hamas, kelompok yang anti-negara Yahudi itu.

Arutz Sheva/Haaretz/Yediot Ahroniot/Faisal Assegaf

2 thoughts on “Permen Karet Pembangkit Syahwat

  1. SaudaraKu…Allah memberikan kita kesempurnaan akal untuk berfikir,..Sungguh! saat ini Islam hanya dipandang sebagai negara miskin,bodoh bahkan teroris…mengapa ini semua bisa terjadi…Sebabnya adalah dari diri kita sendiri…Sampai saat ini kita hanya terlena menggunkan hasil teknologi milik Kafir..dari mesin tik sampi internet, dari sandal sampai topi,dari sepeda sampai pesawat…semua hasil mereka…Adakah teknologi itu asalnya dari negara Muslim ? … itu yang menjadi tugas kita sebagai seorang muslim…Yakinlah! apabila umat islam itu cerdas,teknologinya tinggi negaranya kaya…maka penguasa dunia ini bukanlah negara barat tetapi negar-negara muslim…KITA HARUS PINTAR,KITA HARUS KUAT…karena islam adalah Rahmatan lil alamin….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s