Andai Saya Presiden Iran

Israel akan dipindahkan ke Kepulauan Hawaii.

Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad

Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad yang dibenci sebagian besar negara-negara Barat boleh jadi merasa bangga lantaran ada warganya yang menyokong kebijakan anti-Israel. Pengikut pemimpin konservatif itu adalah Kourosh Mozouni.

Bocah lelaki 12 tahun itu pekan lalu mendaftar sebagai calon untuk bertarung pada pemilihan presiden Iran 12 Juni mendatang. Ia menjadi kandidat paling muda dari sejauh ini sudah 475 orang yang mendaftar, termasuk 40 perempuan. Yang tertua berumur 86 tahun.

Tidak seperti anggapan negara-negara Barat yang mencap Negeri Mullah itu tidak demokratis. Kenyataannya, komisi pemilihan umum negara itu memberi kesempatan seluas-luasnya bagi semua warga Iran untuk mendaftar sebagai calon presiden pada pemilihan 12 Juni mendatang.

Seperti biasa, pada pemilu kali ini banyak orang-orang eksentrik atau yang ingin cari popularitas memanfaatkan kesempatan itu. Meski mereka sadar tidak bakal lolos seleksi untuk ditetapkan sebagai calon presiden. Pada pesta demokrasi lima tahun lalu, lebih dari seribu orang mendaftar, namun hanya delapan yang dinyatakan lolos seleksi.

Mozouni datang mendaftar dengan digandeng ayahnya. Ia menebar senyum ke semua yang memandang sambil mengibarkan kertas bertulisan isi kampanyenya. Tapi bukan lantaran usia yang masih belia yang membuat ia membetot perhatian.

Jika terpilih sebagai presiden, ia menjanjikan satu hal kontroversial yang sangat diimpikan bangsa Palestina. “Saya akan membeli Hawaii, tanah kelahiran Obama (Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama), dari Amerika dan meminjamkan itu untuk ditinggali rakyat Israel sehingga mereka tidak membunuhi anak-anak di Gaza,” katanya kepada para wartawan.

Janji kampanye itu terinspirasi oleh pernyataan Ahmadinejad yang ingin memindahkan Israel dari Timur Tengah atau bahkan menghapus sama sekali negara itu dari peta dunia. Ia juga menyatakan bakal melarang gim komputer dan menaikkan gaji para ayah sehingga kaum ibu tidak perlu bekerja.

Sesuai Undang-undang Pemilihan Presiden Iran nomor 35, kandidat yang lolos seleksi pendaftaran calon presiden harus berusia minimal 18 tahun, tokoh politik atau agama, punya latar belakang yang baik, penganut Islam yang taat, dan menerima konstitusi Republik Islam Iran.

Sejauh ini baru empat yang memenuhi syarat, yakni dua tokoh konservatif, Ahmadinejad dan mantan komandan Garda Revolusi Mohsen Rezai serta dua figur reformis, Mir-Hossein Mousavi (Bekas perdana menteri) dan Mehdi Karroubi (mantan ketua parlemen).

Scotsman/Faisal Assegaf

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s