Kasih Hamas Sepanjang Gaza

Hamas menyantuni keluarga korban perang dan membangun rumah mereka.

Sebuah rumah yang hancur di Jalur Gaza

Suad Manna, 63 tahun, tengah duduk di kursi plastik dalam sebuah gubuk. Bangunan seadanya itu terbuat dari besi bengkok dan beberapa papan kayu. Matanya menatap lekat ke arah rumahnya di seberang jalan yang hancur dibombardir jet tempur Israel.

Ia dan keluarganya kini menetap di mana saja di Kota Bait Lahiya, utara Jalur Gaza. Nenek ini berharap bantuan dari lembaga-lembaga internasional, seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa atau Komite Palang Merah Internasional. Namun semua hanya mimpi belaka.

Hingga Senin lalu, ia baru menerima sumbangan dari Hamas, satu-satunya penderma. Manna mengungkapkan kelompok yang berkuasa di Gaza sejak pertengahan Juni 2007 itu memberikan uang tunai US$ 200 bagi tiap keluarga yang rumah mereka hancur. “Tanpa Hamas dan pertolongan Allah, Israel akan melumat kami,” kata Manna yang berpakaian abaya hitam. Disampingnya terdapat sebuah teko the dalam ember yang hangus terbakar.

Manna adalah satu dari ribuan warga Gaza yang menjadi korban keganasan mesin-mesin perang Israel. Agresi 22 hari oleh negara Zionis itu telah menghancurkan sekitar 4.100 rumah dan merusak 17.000 lainnya. Perang Gaza itu juga menewaskan lebih dari 1.300 orang, setengahnya anak-anak dan wanita, serta mencederai 5.400 lainnya.

Apa yang dikatakan oleh Manna ini merupakan bukti dari komitmen Hamas membantu korban perang. Pemerintah Hamas yang dipimpin oleh Perdana Menteri Ismail Haniyah menjanjikan 1.000 euro bagi keluarga korban terbunuh dan 4.000 euro untuk satu rumah yang hancur. Hamas juga mengalokasikan 500 euro bagi tiap orang yang cedera dan 2.000 euro bagi keluarga yang rumah mereka rusak.

Kepala Biro Politik Hamas di Damaskus, Suriah, Khalid Misya’al, memastikan akan mengirim dana pembangunan kembali Gaza yang diperkirakan menelan dana US$ 2 miliar. Ia menegaskan pihaknya akan bertanggung jawab penuh. “Pertama akan memulihkan korban dan menyedikan tempat tinggal serta membangun kembali Jalur Gaza dan seluruh rumah yang hancur,” katanya dalam pidato di televisi.

Hamas memang keras terhadap Israel, namun mereka menyebarkan kasih bagi warga Palestina.

USA Today/World Bulletin/Faisal Assegaf

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s