Kenangan terhadap Said Siam

Selalu membalas pesan di tengah kesibukan.

Mahmud Zahar (depan) dan Said Siam (belakang)

Ana ba khair, alhamdulillah. Barakallah fiik wa aaliik, Said Siam. Itulah pesan pendek terakhir yang saya terima dari Said Siam, salah satu tokoh Hamas pada 26 Desember, sehari sebelum Israel melancarkan agresi militer ke Jalur Gaza. Artinya: saya baik-baik saja, segala puji bagi Allah. Semoga Allah memberkahi Anda dan keluarga.

Kami saling mengucapkan selamat tahun baru Islam 1430 Hijriyah. Pesan itu ia tulis dalam huruf Arab dan ia memang selalu menulis dengan huruf macam itu. Barangkali ia membalas seperti itu lantaran saya selalu bertukar kabar dengan bahasa Arab meski dengan tulisan huruf latin seperti di atas. Biasanya telepon seluler untuk kawasan Timur Tengah dilengkapi dua macam huruf, Arab dan Latin.

Kami memang belum pernah bertemu, namun ia selalu menyempatkan diri membalas pesan pendek di tengah kesibukannya. Saban bulan, saya memang selalu mengirim pesan pendek atau menelepon sejumlah narasumber saya di luar negeri, termasuk para tokoh Hamas dan Hizbullah.

Saya mengenal Said Siam ketika pemerintahan persatuan nasional antara Hamas dan Fatah bubar pada pertengahan Juni 2007. Ia menjabat menteri dalam negeri di kabinet yang dipimpin Perdana Menteri Ismail Haniyah, juga dari Hamas.

Selain Said Siam, saya sangat akrab dengan Mahmud Zahar, pemimpin sekaligus pendiri Hamas di Gaza. Saya selalu berbicara dengan dia paling sedikit sebulan sekali. Cukup mendengar salam, ia sudah mengenal suara saya. Bahkan ia tidak merasa terganggu meski telepon dari saya membuat ia bangun dari tidurnya.

Kami bertemu sekali ketika Zahar melawat ke Jakarta pada 2007. Ketika itu ia yang merupakan menteri luar negeri datang meminta bantuan Indonesia mendamaikan konflik dengan Fatah. Saya mengenalkan diri setelah ia menggelar jumpa pers bersama dengan Menteri Luar Negeri Noer Hassan Wirajuda di Pejambon. Kami bersalaman dan ia langsung tersenyum setelah saya menyebutkan nama, sebelum ia dan rombongan pergi.

Tapi sejak gempuran mesin-mesin perang Zionis, semua kontak saya dalam kelompok Hamas, termasuk Said Siam, Mahmud Zahar, Ismail Haniyah, Fauzi Barhum, Ahmad Yusuf, Sami Abu Zuhri, terputus. Saya sadar mereka memang harus mematikan telepon seluler. Sekali dihidupkan, sinyalnya bisa ditangkap oleh radar jet-jet tempur Israel.

Tadi pagi saya mendengar berita kematian Said Siam akibat gempuran Israel di utara Kota Gaza. Lelaki yang baru berulang tahun ke-50 itu kemarin tewas bersama seorang kakak dan putranya. Ia merupakan tokoh Hamas kedua yang terbunuh setelah Nizar Rayan. Saya amat terkejut dan sedih. Lantas bertakziah lewat pesan pendek kepada Musa Abu Marzuq, Wakil Ketua Biro Politik Hamas di Damaskus, Suriah. Ucapan duka juga saya sampaikan kepada Usamah Hamdan, tokoh Hamas yang bermukim di Libanon.

Selamat jalan Said Siam, selamat jalan syuhada. Semoga Allah melindungi para tokoh Hamas lainnya hingga Israel menghentikan serbuan mereka dan keluar dari Jalur Gaza.

Faisal Assegaf

5 thoughts on “Kenangan terhadap Said Siam

  1. Bang Faisal Assegaf,

    Saya kagum, bangga, dan mengacungkan semua jempol saya untuk tulisan dan analisisnya dalam blog ini. Tajam dan tidak terkesan subjektif. Herannya lagi bagi saya, abang punya koneksi sampai ke petinggi Hamas (wow!). Bahkan SBY aja gak punya barangkali.

    Salut, dan saya berharap bisa bertemu suatu kali nanti.

    Salam,
    John Naga

    (adik kelasmu di HI UNPAD)

  2. Innalillahi wa inna lillahi rajiun..

    Sungguh,
    Aku ingin selalu mencintaiMU ya Rabbku..
    Mencintai orang2 yang mencintaiMU dan seluruh perbuatan yang akan mengantarkanku untuk mencintaiMU, hingga KAU izinkan aku untuk mencintaiMU melebihi cinta pada diriku, keluargaku dan air yang begitu sejuk (HR Turmudzi)

    Note:
    Bib..Ayie dah terima lo titipannya,syukron ya Bib..Jazakumullaah khoiran katsiran

    Wassalam
    Ayie

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s