Dr Muawiyah Hasanain: “Di Gaza Seperti Malapetaka”

Seorang anak lelaki dibopong ke rumah sakit Syifa, Kota Gaza

Agresi militer Israel ke Jalur Gaza masih terus berlangsung dan kemarin sudah memasuki hari kesebelas. Perang yang telah membuat warga sipil menderita ini membuat repot tim medis, termasuk Dr Muawiyah Hasanain, Direktur Pelayanan Ambulan dan Gawat Darurat Departemen Kesehatan Palestina.

Banjirnya jumlah korban tewas dan cedera tidak sebanding dengan persediaan obat dan fasilitas 16 rumah sakit di seantero Gaza. Situasi menyedihkan sudah berlangsung sejak blokade Israel ke Gaza pada pertengahan Juni tahun lalu. “Seluruh Kota Gaza tanpa listrik sejak enam hari lalu,” kata Abdurrahman, 25 tahun, kepada Tempo, termasuk rumah sakit Syifa yang terbesar.

Menurut Menteri Kesehatan Palestina Dr Basim Naim, 105 jenis obatan utama, 225 kebutuhan medis, dan 93 bahan khusus laboratorium stoknya habis. Setengah mobil ambulan tidak beroperasi, dan perlatan sudah banyak yang tidak dapat dipakai karena tidak ada bahan bakar, gas, dan listrik yang putus sejak serbuan negara Zionis itu.

Kondisi ini membuat Hasanain yang bekerja di rumah sakit Syifa di Kota Gaza amat sibuk. Ia hanya sempat menjawab lima pertanyaan Tempo dengan terburu-buru lantaran ada panggilan darurat. Berikut penuturannya kepada Faisal Assegaf saat dihubungi melalui telepon selulernya Selasa lalu:

Berapa jumlah korban hingga saat ini?
Sampai sekarang yang tewas 575, termasuk 195 anak-anak dan 58 perempuan. Total koran luka 2.700.

Apakah semua dapat ditangani?
Situasi di sini sangat buruk tak ubahnya lokasi malapetaka. Tidak ada obat sama sekali. Pasukan Israel juga menyerang rumah sakit darurat, enam anggota pelayanan medis darurat cedera dan 30 paramedis terbunuh.

Apakah stok obat mencukupi?
Obat-obatan tidak cukup untuk mengobati korban luka. Stok yang ada saat ini akan habis dalam beberapa hari. Kami tidak dapat melakukan apa-apa karena kami sedang berada di tengah perang terbuka.

Berapa pasien yang kini butuh perawatan segera?

Ada lebih dari 375 pasien yang perlu dirawat segera. Sebanyak 110 sudah dipindahkan ke Mesir dan Yordania. Namun sisanya tidak bisa diungsikan karena sulit transportasi.

Apakah rumah-rumsa sakit bisa terus beroperasi?
Semua rumah sakit terus bekerja sampai sekarang. Di seluruh Gaza ada 12 rumah sakit pemerintah dan 4 rumah sakit milik organisasi nonpemerintah.

Berapa jumlah korban tewas hari ini (kemarin)?
Hingga saat ini sudah 25 orang tewas.

One thought on “Dr Muawiyah Hasanain: “Di Gaza Seperti Malapetaka”

  1. Masalah persengketaan tanah antara warga Muslim & Yahudi di Pelestin bermula pada saat Daulah Khilafah Usmaniyah di Turki mengalami kehancuran akibat propaganda kafir Barat.
    Hal tersebut kemudian dimanfaatkan oleh Teodhore Hertz dkk yang menghasut warga Yahudi agar menguasai tanah Palestin.
    Cara paling efektif untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah mengembalikan hak pengelolaan tanah tersebut kepada pemilik terakhir yang sah, yaitu Daulah Khilafah.
    Tanah Palestin adalah tanah wakaf yang diserahkan secara ikhlas dari pemilik sebelumnya kepada Khalifah Umar ra. & kemudian dibebaskan kembali dari tangan penjajah oleh Khalifah Muhammad al Fatih.
    Bisa saja saudara Muslim kita di Pelestin lari & mengungsi ke negara lain agar selamat, namun hal itu tidak mereka lakukan, karena mereka telah bersumpah untuk merelakan jiwa mereka guna melindungi tanah wakaf milik Daulah Khilafah, hingga Daulah Khilafah bangkit kembali.
    Wahai Saudara Muslim di manapun juga, relakah kalian berlama-lama membiarkan penderitaan saudara muslim kita di Palestin terus berlarut-larut?
    Wahai Saudara Muslim di manapun juga, marilah kita tegakkan Khilafah sekarang juga!
    Agar Saudara kita, baik umat Muslim maupun Yahudi, dapat kembali berdamai seperti sedia kala!
    Agar berbagai masalah yang melanda kita saat ini dapat teratasi!
    Dan yang terpenting, agar hukum Allah dapat ditegakkan kembali di muka bumi ini!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s