Mahmud Zahar: “Terpilihnya Abbas Tidak Sah”

Mahmud Zahar

Krisis politik di Palestina kian meruncing setelah Dewan Pusat Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) pada Ahad lalu memilih Mahmud Rida Abbas sebagai Presiden Otoritas Palestina untuk masa empat tahun mendatang.

Kelompok Hamas menilai terpilihnya Abbas yang akan habis masa jabatannya pada 8 Januari 2009 tidak sah lantaran bukan melalui pemilihan umum. Kepada Faisal Assegaf dari Tempo, pemimpin Hamas di Jalur Gaza, Mahmud Zahar menjelaskan soal krisis yang sedang terjadi melalui telepon selulernya kemarin:

Apa komentar Anda setelah PLO memilih Abbas sebagai presiden untuk periode mendatang?

Itu tidak sah karena Dewan Pusat (PLO) tidak mempunyai hak memilih presiden Palestina. PLO sebenarnya sudah tidak ada sejak Abu Ammar (panggilan akrab mendiang pemimpin Palestina Yassir Arafat) wafat. Apalagi tidak pernah ada yang tahu berapa sebenarnya jumlah anggota Dewan Pusat. Bisa 3.000 atau 800 orang. Itu berdasarkan kemauan ketua PLO. Di negara mana pun tidak ada seorang dipilih hanya oleh 84 orang. Apa yang berlaku saat ini menunjukkan krisis sedang terjadi dalam tubuh PLO dan otoritas di Ramallah.

Apakah Hamas akan menggelar pemilihan umum setelah masa jabatan Abbas habis?

Itu tidak mungkin. Sangat sulit menggelar pemilu di tengah krisis yang sedang terjadi Apalagi 45 anggota parlemen dari pihak kami masih mendekam di penjara Israel. Fatah yang dibantu Israel juga terus menangkapi para anggota kami di Tepi Barat. Yang harus segera dilakukan adalah menghidupkan kembali perundingan yang diperantarai Mesir untuk mencapai rekonsiliasi.

Jadi langkah PLO itu telah mengakhiri pembicaraan damai antara Hamas dan Fatah?

Kami masih berharap dialog dapat dilanjutkan dengan perantara Mesir. Para menteri luar negeri anggota Liga Arab juga akan bersidang (dijadwalkan kemarin) membahas perkembangan baru ini.

Namun Abbas ingin pemilu digelar pada April tahun depan?

Ini ilegal dan kami tidak mau membuang waktu membahas soal ini. Kami sebagai mayoritas di parlemen yang berhak menentukan. Bagaimana mungkin Abu Mazin (panggilan akrab Abbas) membuat keputusan yang tidak disetujui oleh pihak mayoritas.

Jika Hamas jadi menggelar pemilu, siapa calon dari pihak Anda?
Terlalu cepat membicarakan soal kandidat karena untuk saat ini pemilu sangat sulit dilaksanakan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s