Bom Bunuh Diri Pasca Intifadah Kedua

Sekitar 22 bom bunuh diri tidak menewaskan sasaran kecuali pelaku.

Bom bunuh diri pernah begitu populer di Palestina sejak pecah intifadah kedua pada September 2000. Puncaknya pada 2002, di mana tercatat 44 kali serangan bunuh diri.

Hingga kini, sudah 120 kali bom bunuh diri yang dilakoni warga Palestina. Hasilnya: sekitar 652 orang tewas dan 2.267 lainnya luka. Angka ini belum termasuk pelaku yang tewas.

Dari jumlah itu, sepuluh pelaku di antaranya adalah perempuan. Termasuk Wafa Idris, 28 tahun, janda yang berprofesi sebagai paramedis menjadi perempuan pertama yang menjadi pelaku bom bunuh diri. Ada pula Fatimah Umar Mahmud Najar, janda 64 tahun sekaligus nenek 70 cucu. Ia merupakan wanita paling tua yang melakukan bom bunuh diri.

Militer Israel mencatat 29 pengebom bunuh diri Palestina berusia di bawah 18 tahun. Bahkan tentara Zionis pernah menemukan gambar seorang bayi dengan bom di pinggang saat menggrebek sebuah rumah di Hebron, Tepi Barat, Juni 2002.

Para pelaku meyakini mereka mati syahid dan surga menjadi balasannya. Namun ulama berbeda pendapat: ada yang menghalalkan dan mengharamkan tindakan itu.

Bom bunuh diri halal lantaran tidak berimbangnya kekuatan antara rakyat Palestina dengan penjajah Israel. Seperti kata pendiri Hamas, Syekh Ahmad Yassin: “Jika kami sudah memiliki pesawat tempur dan rudal baru kami mengubah cara pertahanan diri yang diakui.”

Yang mengharamkan beralasan pelaku membunuh diri sendiri dulu untuk membunuh musuh mereka. Syekh Abdul Aziz bin Abdullah Bin Baz menegaskan bom bunuh diri tidak benar dengan landasan Al-Quran surat An-Nisa ayat 29: “Dan janganlah kalian membunuh diri kalian.”

Nabi Muhammad pun bersabda: “Siapa membunuh dirinya dengan sesuatu maka ia akan diazab dengan itu di hari kiamat.” Ibnu Taimiyah pun berpendapat haram terhadap bom bunuh diri dan sang pelaku bakal kekal di neraka jahanam.

Kenyataannya, 22 kali bom bunuh diri bersifat konyol. Tidak ada warga apalagi tentara Israel yang tewas kecuali sang pelaku. Yang pasti, pengebom bunuh diri telah membuat istri mereka menjadi janda dan anak mereka menjadi yatim atau suami menduda dan anak piatu.

Tempat : restoran di Yerusalem
Waktu : 27 Januari 2002
Pelaku : Wafa Idris, 28 tahun, janda berprofesi paramedis (perempuan pertama yang menjadi pengebom bunuh diri)
Korban : dua tewas dan lebih dari 40 cedera

Tempat : pos pemeriksaan di Tepi Barat
Waktu : 27 Februari 2002
Pelaku : Darin Abu Aisyah, 21 tahun, mahasiswi Universitas Nablus, Tepi Barat
Korban : 5 cedera, termasuk dua warga Palestina

Tempat : pusat belanja di Yerusalem
Waktu : 29 Maret 2002
Pelaku : Ayat Akhras, perempuan 18 tahun
Korban : 3 tewas dan 20 luka

Tempat : halte bus di Yerusalem
Waktu : 12 April 2002
Pelaku : Andalib Takafka, perempuan 20 tahun
Korban : sedikitnya 6 tewas dan 80 cedera

Tempat : pusat belanja di Afula
Waktu : 19 Mei 2003
Pelaku : Hiba Daraghmih, 19 tahun mahasiswi Universitas Al-Quds
Korban : 3 tewas dan 93 cedera

Tempat : restoran di Haifa
Waktu : 4 Oktober 2003
Pelaku : Hamadi Taysir Jaradat, pengacara perempuan berusia 28 tahun
Korban : 21 tewas dan 51 luka

Tempat : kompleks industri gabungan Israel-Palestina di Jalur Gaza
Waktu : 14 Januari 2004
Pelaku : Reem Salih Riyashi, 22 tahun, ibu dua anak
Korban : 4 tewas

Tempat : Yerusalem
Waktu : 22 September 2004
Pelaku : Zainab Abu Salim, perempuan 18 tahun
Korban : 2 tewas dan 17 luka

Tempat : Bait Hanun, Jalur Gaza
Waktu : 6 November 2006
Pelaku : Mirvat Massud, 18 tahun, mahasiswi Universitas Islam Gaza
Korban : 2 tewas dan 1 serdadu Israel luka

Tempat : Kamp Jabaliyah, Jalur Gaza
Waktu : 23 November 2006
Pelaku : Fatimah Umar Mahmud Najar, janda 64 tahun sekaligus nenek 41 cucu
Korban : 3 serdadu Israel luka

BBC/Daily Mail/Faisal Assegaf

13 thoughts on “Bom Bunuh Diri Pasca Intifadah Kedua

  1. Allohu akbar.
    nah ini ahli syurga ! Siapa yang maw ikut ke syurga. Ikutilah seperti langkah mereka. ALLOHU AKBAR. MASIH ADA PEMBERANI DI DUNIA INI.

  2. saharudin
    Menurut saya pelaku jihat itu manusia biasa yang perlu mendapat perhatian dan bimbingan serta lapangan kerja

  3. ke palestina rame- rame yuk.ato kita demo tu DPR and presiden biar berani ambil sikap soal palestina and israel.gimana pun di lihat dari sejarah apa pun iarel emang perampok tanah.

  4. Begitu Hina nya kah, Muslim/Jihad melakukan bom bunuh diri dan Langsung dapat Tiket Menuju Surga Serta di Temani oleh Bidadari-bidadari Cantik.

    Apakah nabi Muhammad mengajarkan Untuk Saling Membunuh???

    Ingatlah, Barang siapa yang mengusik Israel maka dia akan Berlumuran dan dan Luka parah.

    Karena Bangsa Israel adalah Bangsa Pilihan Tuhan.

  5. bom bunuh diri apakah perlu…
    suatu saat dan kapan saatnya palestina dan israel berdamai berdampingan, tetapi itu pertanda bahwa dunia akan kiamat..

  6. Saya berusaha memposisikan diri sebagai warga palestina yang terjajah oleh Israel, tanpa senjata dan bantuan yang memadai, metode serangan dengan memasang bom di badan adalah sesuatu yang layak digunakan. Karena dalam keadaan perang. Jadi saya lebih sepakat disebut serangan individu yang terarah dengan bom. Mengenai masalah Syahid cukuplah Allah SWT membalasnya dengan sebaik-baik balasan. Syahid itu sendiri mempunyai tanda.
    Syekh Abdul Aziz bin Abdullah Bin Baz tidak pernah hidup di Palestina dan tidak berusaha mendalami keadaan rakyat palestina yang terjajah dan sedang berperang dengan Israel.

  7. sesungguhnya Allah membeli dari orang beriman diri mereka dan harta mereka bahwa bagi mereka adalah syurga… Allahummajalna mistlahum

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s