Haji Ali Akbari: “Kami Tidak Mengenal Negara Israel”

Di mata Presiden Amerika Serikat George Walker Bush dan Perdana Menteri Israel Ehud Olmert, Iran adalah musuh terbesar mereka saat ini. Apalagi mereka meyakini Negeri Mullah itu sedang mengembangkan senjata nuklir.

Alhasil, isu nuklir Iran atau demokrasi di sana menjadi komoditas politik di kedua negara itu. Jadi tidak mengherankan bila dua kandidat presiden Amerika: Barack Hussein Obama dari Demokrat dan John McCain dari Republik, menjual isu Iran untuk menarik para pemilih.

Berikut penuturan Wakil Presiden Iran Haji Ali Akbari kepada Faisal Assegaf dan juru foto Adri Irianto dari Tempo di lobi Hotel Sultan, Jakarta, kemarin pagi:

Jika Obama nanti terpilih, apakah bisa meredakan ketegangan hubungan Amerika dan Iran?

Perubahan presiden di Amerika Serikat selama ini belum pernah menghasilakn perubahan besar bagi kami. Sebagian besar pengambil kebijakan di Amerika adalah hasil lobi-lobi Zionis. Partai politik di sana tidak terlalu mempunyai mandat. Kami berharap ada perubahan kebijakan Amerika karena itu akan sangat baik bagi masyarakat internasional dan kami tidak ingin kebijakan hegemoni terus berlangsung. Fitrah manusia adalah tidak menerima hegemono manapun.

Obama yang dikenal dekat dengan kalangan Arab dan Islam berbalik menjadi pecinta Zionis. Apakah ia pantas disebut penghianat?
Seperti sudah saya katakan tadi, pengambil kebijakan bukan orang Amerika, tapi lobi Zionis di belakang mereka. Kebijakan hegemoni yang selalu menindas orang lain demi diri sendiri ini tidak akan pernah berhasil. Mereka pikir dengan menyerang Irak dapat mencapai kepentingan, tapi mereka salah. Dengan menyerang Irak, mereka malah sedang meruntuhkan diri sendiri.

Jadi bagi Iran tidak penting membina kembali hubungan diplomatik dengan Amerika?
Kami mengharapkan hubungan yang adil dengan semua pihak. Kami tidak memutuskan hubungan dengan Amerika, Merekalah yang memutuskan secara sepihak. Kami percaya hubungan pada situasi normal dan wajar menguntungkan kedua pihak. Jika Amerika mengubah kebijakannya, menerima kepentingan kami, dan tidak memusuhi kami, tentu kami bersedia membina hubungan.

Ada rencana membina hubungan diplomatik dengan Israel?
Kami tidak mengenal yang namanya Israel dan kami tidak mengakui Israel. Tidak ada negara bernama Israel. Ini adalah kemlompok penduduk yang menduduki sebuah negara dan dinamakan rezim Zionis. Kami harap mereka pergi dan membiarkan kamum muslimin melanjutkan kehidupannya.

Jadi Anda menolak konsep dua negara jika negara Palestina merdeka terbentuk?
Demokrasilah yang bisa menyelesaikan masalah Palestina. Kami mempunyai usulan, yakni rakyat Palestina menggelar referendum untuk menentukan nasib sendiri. Sebelum itu, menyingkirkan rezim Zionis.

Iran selalu menjadi korban Amerika yang sangat berkuasa di PBB. Ada rencana keluar dari organisasi itu?
Kami telah menyampaikan kritikan serius mengenai struktur PBB. Tapi kami percaya keberadaan PBB lebih baik dari pada tidak sama sekali. Kami percaya anggota-anggota PBB yang mandiri harus berusaha meningkatkan pengaruh mereka pada organisasi ini.

Jadi menurut Anda perlu ada satu negara Islam di Dewan Keamanan yang punya hak veto?
Bagi kami, hak veto itu kezaliman. Kita harus bekerja sama menghapus kezaliman ini. Saya pikir memang perlu ada satu negara Islam di keanggotaan tetap Dewan Keamanan dan kami mengajukan diri menjadi salah satu anggota. Kami berharap dapat bekerja sama dengan Indonesia yang kini sedang menduduki kursi anggota tetap.

Apa benar Iran menyokong Hamas seperti yang diyakini Amerika dan Israel?

Islam mengajarkan kami mendukung pihak-pihak yang dizalimi. Dukungan kami terhadap rakyat Palestinaberdasarkan nilai-nilai dan ajaran Islam, khususnya jika pihak yang terzalimi bagian dari dunia Islam. Ini adalah tanggung jawab masyarakat muslim di seluruh dunia membantu rakyat Palestina yang sudah dizalimi. Kami memberikan dukungan kepada Palestina berupa sokongan moral, kemanusiaan, kebudayaan, dan sosial.

Dukungan secara militer?
Mereka tidak mengharapkan bantuan militer dari kami. Mereka bisa sendiri memenuhi kebutuhannya.

Namun sejumlah laporan menyebutkan Garda Revolusi Iran melatih para pejuang Hamas?

Saya menyatakan Anda benar, namun mereka bisa meniliki keahlian mendapatkan apa saja yang mereka butuhkan, termasuk senjata. Modal utama yang membuat rakyat Palestina bertahan adalah keimanan mereka. Dengan batu pun mereka bisa menghadapi tank-tank Israel.

Jadi Iran siap menyuplai kebutuhan senjata pejuang Palestina?

Itu sangat bergantung pada situasi. Tapi dengan adanya perdagangan internasional mereka dapat memenuhi kebutuhan itu sendiri dan tidak mengharapkan bantuan Iran.

Iran sangat maju dalam perlatan militer. Apakah Anda menawarkan kerja sama pertahanan dengan Indonesia?
Saya tidak menawarkan itu. Yang kami bahas adalah bagaimana meningkatkan hubungan bilateral kedua negara. Kedua pihak menegaskan bakal terlaksananya nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama yang sudah ditandatangani.

Kebanyakan rakyat Iran adalah generasi muda. Apakah itu menjadi sebuah kelemahan bagi negara Iran yang konservatif karena kaum muda menginginkan perubahan?

Kami menganggap pemuda sebagai kekuatan bagi Republik Islam Iran. Di mana pun pemuda berada, di sana terdapat semangant, inovasi, kreativitas dan lain-lain. Pada perang delapan tahun dengan Irak kami mengandalkan para pemuda berusia 23-24 tahun. Merekalah yang bertahan saat itu. Sekarang berbagai kemajuan, termasuk teknologi nuklir adalah hasik kerja kaum muda yang usianya di bawah 30 tahun. Jika kita memberi kesempatan mereka akan berusaha mencapai tujuan yang diinginkan. Mereka mempunyai semangat luar biasa. Bagi negara revolusioner, paling penting memiliki para pemuda yang aktif.

Namun kenyataannya, Presiden Ahmadinejad menangkapi kaum muda yang menjadi pegiat politik?
Ini adalah berita dan penafsiran tidak benar. Kami tidak menyikapi secara fisik orang-orang yang berpandangan reformis. Kami mempunyai berbagai macam partai politik dan organisasi. Kebebasan di Iran saat ini adalah pada tingkat luar biasa. Jika seseorang berhianat, melakukan kegiatan mata-mata, dan berhubungan dengan musuh-musuh kami, tentu saja kami akan bertindak. Ini hal wajar di mana pun. Kta harus memisahkan antara kaum penghianat dan aktivis.

Ali Khamenei telah mendukung Ahmadinejad menjabat untuk periode kedua. Apakah ia memang pantas?
Dari kalangan yang saya kenal, saya menganggap Yang Mulia Presiden Ahmadinejad paling tepat. Saya berharap beliau dapat dipilih kembali agar dapat menyelesaikan tugas-tugas yang sudah ia mulai sebelumnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s