Putra Hamas dalam Dekapan Yesus

Anak lelaki pentolan Hamas masuk Kristen.

Satu malam di sebuah restoran di California, Amerika Serikat. Dua lelaki bersahabat mulai berdoa sebelum menyantap makan malam mereka yang sudah terhidang di atas meja. Dengan suara berbisik, mereka mengucapkan beberapa kata keramat: “Terima kasih Tuhan dan Yesus atas makanan yang Engkau berikan.”

Sejatinya, adegan pada akhir bulan lalu itu bukan hal aneh bagi penganut Kristen. Namun yang mengejutkan, seorang di antara keduanya adalah Masab, putra pemimpin Hamas di daerah Tepi Barat, Syekh Hassan Yusuf. Ia tidak kelihatan ragu, hanya sekadar memandang selintas ke arah temannya sebelum berkomat-kamit. “Saya sekarang dipanggil Joseph,” kata Masab yang sudah dua tahun merantau di sana.

Padahal, ia bertahun-tahun sangat aktif membantu perjuangan ayahnya melawan penjajahan Israel. Bahkan ia juga pernah dipenjara. Ironisnya, perubahan keyakinan pemuda ini berlangsung saat ayahnya mendekam di tahanan Israel. Hassan Yusuf termasuk dalam 45 anggota parlemen Hamas yang ditangkap serdadu Israel.

Masab sadar risiko yang akan ia hadapi sangat besar. Agama barunya ini bakal membahayakan nyawanya dan dapat memutuskan hubungan silaturahmi dengan keluarganya di Ramallah, Tepi Barat. Tapi ia sangat berharap orang tua dan kerabatnya mau menerima kenyataan ini. “Mungkin suatu hari nanti, saya bisa kembali ke Palestina dan Ramallah bersama Yesus dan Kerajaan Tuhan,” ujarnya.

Bukan sekadar keyakinan yang berubah. Pandangannya terhadap Israel pun berbalik, dari musuh menjadi teman. Sampaikan salam saya ke Israel. Saya menghormati dan mengagumi Israel sebagai sebuah negara,” kata Masab seraya mengingatkan bahwa tidak akan ada perdamaian antara Hamas dan Israel lantaran Islam yang menjadi ideologi kelompok itu tidak mengizinkan.

Meski kedua pihak terikat kesepakatan gencatan senjata, pertempuran masih terus berlangsung. Hamas yang menguasai Jalur Gaza sejak pertengahan Juni tahun lalu memang berkomitmen tidak mengakui dan bertekad menghancurkan negara Israel.

Tentu saja, perubahan keyakinan Masab ini sangat mengejutkan pihak keluarga. Ibunda Masab tidak percaya dan menuding Israel berniat menjelekkan citra Hamas di kalangan dunia Islam. Ia bahkan berencana menggugat surat kabar Israel, Haaretz, yang melaporkan cerita itu.

Pemimpin Hamas di Gaza, Mahmud Zahar, juga menanggapi serupa. “Berita itu tidak bisa percaya. Israel memang selalu menciptakan kebohongan,” katanya kepada Tempo melalui telepon selulernya kemarin.

Haaretz/International Middle East Media Center/Faisal Assegaf

5 thoughts on “Putra Hamas dalam Dekapan Yesus

  1. I have fallow the interview in fox news, this is the real thing, people who want to say goodbye to violence in the name of god, the yelling of people who want to say enought for the idea of kill each other and abuse each other in the name of god and islam. The idea anti semit in Islam theology is absurd and make the world dont have peace..if u want to make everything more devistated in Islam name..no wonder if in the end many bright and schoolar muslim will more like joseph ( moussab name now ). Today Israel will be u enemy, tomorow christianity mybe will be u enemy too. Because the doctrine of intolerate and look everything form the power regeine to control other will be hurt many people heart and soul. So repant u self and stop import violence to another muslim in other country who have peace with other religion. Ask Abdurachman Wahid from Indonesia how he have respect from fellow muslim and christian without violence.

    Best Regards,
    Arifin, Indonesia

  2. Berita itu belum tentu kebenarannya, karena Yahudi dan anteknya selalu licik dalam bertindak.Kalau pun benar, apa otaknya tidak dicuci?, kalaupun tidak dicuci dan itu benar, hal demikian adalah sesuatu yang pernah terjadi di jaman Nabi Luth. Jangankan hanya seorang Syeh Hasan Yusuf, Nabi Luth saja tidak bisa membuat semua keluarganya meliliki keyakinan kepada Alloh SWT, padahal Nabi Luth adalah seoarang nabi karena hidayah adalah hak Alloh SWT semata.JADI KALAU BERITA ITU DITUJUKAN UNTUK MEMBUAT SEORANG MUSLIM MENJADI RAGU DENGAN ISLAM, MAKA ITU SANGAT TIDAK TEPAT DAN ANEH.Tentang kekerasan, saya sebagai muslim tidak pernah diajarkan untuk berbuat kekerasan dan tidak ada ajaran Islam yang menyuruh pemeluknya untuk berbuat kekerasan.Jadi salah besar kalau ada yang ngomong dalam Islam ada doktrin tentang kekerasan itu sangat keliru, apalagi yang berbicara bahwa Islam mengajarkan kekerasan adalah seorang yang membenci Islam, kalau demikian ya…..sudah pasti akan ngomong yang jelek tentang Islam. Banyak Muslim bahkan (mungkin)ulama yang salah memahami Islam karena mereka mempunyai kepentingan pribadi yang mengikuti nafsunya yang jelek.Islam adalah agama yang damai,Islam mengajarkan tolong-menolong dg non-muslim dalam hidup sehari-hari (tapi bukan berarti cara ritual ibadahnya sama).Yang pasti saya tahu persis dan fakta adalah bahwa Israel/Zionis plus amerika dan antek-anteknya selalu berbuat kejahatan di muka bumi ini,ini fakta.

    Nana

  3. Setahuku besoknya langsung ada sanggahan dari si Masab ini di Fox news tentang hal ini, kalo dak salah di koran tempo juga ada, satu hari setelah artikel diatas naik tayang.

  4. SEPERTINYA KOMENTAR SAUDARA2 SALAH ALAMAT TUH. MEMANG PUTRA HAMAS SUDAH MASUK KRISTEN. BUKU YANG DITULIS OLEH DIA JUGA SUDAH BEREDAR LUAS DI INTERNET, SEMUA ADA 27 BAB BERISI SEMUA PERJALANAN PRIBADINYA SAMPAI MENERIMA YESUS TERMASUK MENGULAS INTERNAL POLITIK PALESTINA DAN ISRAEL. DARI BUKU INI SAYA PIKIR DUNIA BISA MEMBUKA MATA DAN MELIHAT REALITA SENGKETA ISRAEL DAN PALESTINA. SAUDARA2 DI ATAS BISA CARI DI INTERNET. JANGAN MEMBACA DARI SISI PERALIHAN AGAMANYA TAPI COBA GALI TENTANG REALITA YANG SEBENARNYA ANTARA PALESTINA DAN ISRAEL YANG TIDAK AKAN PERNAH BERAKHIR SELAMA KELOMPOK HAMAS MASIH MEMAKAI IDEOLOGI ISLAMNYA UNTUK MENGUASAI TANAH YANG JUGA DI KLAM OLEH YAHUDI DAN KRISTEN SEBAGAI HAK PUSAKA NENEK MOYANG MEREKA, DIMANA TURUNAN KITA DARI SATU MOYANG BAPAK ABRAHAM. SAYA YAKIN KALO BAPAK ABRAHAM ADA PASTI DIA BAGI SAMA RATA YERUSALEM. TAPI YANG JADI MASALAH ANAK DARI BAPAK ABRAHAM YANG SATU INI NGOTOT MAU MENGUASAI SEMUANYA DAN MEMAKAI NAMA ALLAH LAGI, PADAHAL ALLAH YANG SAMA JUGA DISEMBAH OLEH YAHUDI DAN KRISTEN. ANEH TUH HAMAS. BACA DULU BARU KOMENTAR. UNTUK MASAB ALIAS JHOSEP JALAN TERUS

  5. tidak ada yg mustahil bagi ALLAH, jika putra hamas memilih kristen sbg agamanya itu sangat tepat…jika semua muslim berani mengakui kebenaran alkitab maka di dunia ini akan damai selalu, namun banyak yang menyaksikan dan mengetahui kebenaran tetapi tidak mau mengakuinya…. semoga Tuhan membuka semua pintu hati muslim agar memilih jalan hidup yang sangat menjanjikan… sang jalan yg lurus.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s