Ali Da’musy: “Kami Bukan Orang Hobi Perang”

Dua kemenangan atas Israel telah membuat Hizbullah makin percaya diri. Kedua sukses itu adalah Perang Juli 2006 dan pertukaran tawanan pada Juli tahun ini.

Setidaknya kesan percaya diri itu tampak pada jawaban Ali Da’musy, pejabat hubungan luar negeri Hizbullah, yang ditemui Faisal Assegaf dari Tempo di tempatnya menginap, kamar 1520 Hotel Borobudur, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis malam lalu.

Berikut penjelasannya soal kondisi Hizbullah saat ini dan kemungkinan perang baru dengan Israel:

Israel selalu menuduh Hizbullah melanggar Resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 1701. Apa tanggapan Anda?
Sebaliknya, yang melanggar Resolusi 1701 itu adalah Israel karena tiap hari pesawat-pesawat tempur Israel melanggar wilayah udara Libanon. Menurut kami, inti dari 1701 melarang kegiatan bersenjata, terutama di sebelah utara sungai Litani. Jelas-jelas kami yang di selatan Litani tidak melakukan kegiatan militer. Itu diakui sendiri oleh UNIFIL (pasukan penjaga perdamaian PBB di Libanon Selatan), termasuk kontingen dari Indonesia, bahwa Hizbullah tidak pernah melakukan kegiatan militer.

Apa benar Iran dan Suriah mendukung persenjataan Hizbullah?
Tentu saja, kami mempunyai kekuatan militer, termasuk rudal Zelzal. Rudal itu bisa masuk karena perdagangan senjata di Libanon masih marak. Kami ini gerakan rakyat yang berjuang membela negara menghadapi agresi penjajah. Jadi kami bisa menerima dukungan dari mana saja: Iran, Suriah, Pakistan, dan negara manapun yang ingin membantu perlawanan kami.

Jadi tentara Hizbullah juga dilatih oleh pasukan Garda Revolusi Iran?
Kami berlatih di dalam Libanon karena kami juga mempunyai kamp-kamp pelatihan militer. Selama lebih dari 20 tahun melawan Israel, kami memiliki banyak pengalaman dan kemampuan dalam hal persiapan dan penyerangan. Garda Revolusi Iran itu adanya di Iran dan tidak mempunyai cabang di Libanon. Yang ada di Libanon adalah Hizbullah.

Jika Israel menyerang Iran, apakah Hizbullah siap membantu Iran?

Menyerang Iran itu bukan sesuatu yang mudah. Itu akan meledakkan smeua kawasan. Saya yakin Iran telah membuat cukup banyak alternative jika diserang. Iran mampu mempertahankan diri sendiri. Yang jelas, bila Iran diserang, di samping akan membuat kawasan meledak juga akan timbul kekacauan di mana-mana. Karena itu, banyak negara-negara Arab dan Teluk menasihati Amerika dan Israel agar tidak skeali-kali menyerang Iran karena akibatnya akan fatal.

Apakah Hizbullah percaya Iran sudah mempunyai senjata nuklir?

Kami tidak percaya karena Iran sendiri telah mengumumkan tidak mempunyai senjata nuklir. Program nuklir mereka hanya untuk tujuan damai. Untuk membela diri juga tidak perlu senjata nuklir. Kami sendiri kelompok yang lebih kecil mampu bertahan 33 hari dari gempuran Israel.. Apalagi Iran. (tertawa).

Apa keuntungan oposisi memiliki hak veto saat ini?
Pemerintah Libanon saat ini tidak bisa mengeluarkan apapun keputusan mendasar bagi kepentingan bangsa jika tidak mendapat persetujuan lebih dari duapertiga anggota parlemen. Saat ini, Hizbullah dan oposisi mempunyai 11 menteri yang merupakan sepertiga suara. Jadi kalau mau mengesahkan keputusan harus dengan persetujuan kami. Karena itu, oposisi Libanon mampu memveto suatu keputusan yang dianggap merugikan bangsa dan negara.

Apakah konvensi politik di Libanon masih relevan sampai saat ini?
Memang sistem ini bukan yang paling baik bagi kami, tapi kami tidak berencana mengubah itu selama rakyat Libanon sepakat atas sistem ini. Kami selalu konsisten dengan Perjanjian Thaif yang salah satu isinya adalah membentuk satu tim untuk membatalkan sistem ini. Kami mendukung jika semua faksi di Libanon sepakat mengubah sistem ini. Kami tidak mencari kekuasaan. Kami dituduh ingin melakukan kudeta, namun komposisi kabinet terakhir membuktikan tudingan itu bohong. Hizbullah hanya mengambil satu dari jatah tiga menteri, dua lainnya diberikan kepada pihak Druze dan Nasional.

Apakah Hizbullah akan menukar Ron Arad dengan tawanan lain di Israel?
Hizbullah tidak menawan jenazah Ron Arad. Kalu punya, sudah kami tukar sejak dulu.

Jadi pertukaran tahanan Juli lalu sudah final?
Itu pertukaran terakhir karena kami sudah tidak mempunyai tawanan Israel dan Israel sudah menyatakan tidak ada lagi tawanan Hizbullah. Pertukaran kemarin adalah yang pertama dalam sejarah konflik bangsa Arab. Libanon menjadi satu-satunya negara yang berhasil menukar tawanannya dengan Israel. Itu tidak akan terjadi tanpa perjuangan Hizbullah. Saat ini masih terdapat puluhan tawanan Arab non-Palestina di penjara-penjara Israel, di antaranya dari Mesir dan Yordania.

Jadi pertukaran kemarin kemenangan bagi Hizbullah?

Pasti. Itu adalah kemenangan besar hasil perjuangan rakyat Libanon dan merupakan hasil dari kemenangan yang dicapai dalam Perang Juli 2006. Ini bukan saja kemenangan bagi Libanon, tapi juga kemenangan bagi dunia Arab dan Muslim. Terbukti jenazah yang dikembalikan itu juga berasal dari Aljazair, Tunisia, Libya, Kuwait, Palestina, dan Nigeria.

Jika Israel menantang perang lagi, Hizbullah siap dan yakin bakal menang?
Tentu saja Israel sangat kecewa atas hasil Perang Juli 2006 dan pertukaran tawanan kemarin. Kami sangat yakin jika melihat watak Israel yang teroris, Israel tidak akan diam atas kekalahan ini. Jika perang kembali terjadi, kami yakin akan mencapai kemenangan baru. Sebenarnya kami tidak ingin perang. Kami bukan 0rang yang hobi berperang (tertawa). Tapi kami sangat siap jika mereka menyerang lagi.n Kami akan memberi mereka pelajaran baru lagi.

Menurut pengamatan intelijen Hizbullah, kira-kira kapan Israel bakal menyerang lagi?

Menurut analisa kami, tidak akan terjadi penyerangan dalam waktu dekat karena saat Ini Israel tidak siap. Ada rekomendasi rahasia dari Komisi Winograd yang menyarankan militer Israel untuk tidak melakukan agresi sebelum lima tahun.

Bagaimana jika terjadi pergantian pemerintahan di Israel. Misalnya Benjamin Netanyahu berkuasa?
Mungkin saja ia melakukan kesalahan yang lebih bodoh (tertawa). Kmai yakin tidak banyak perbedaan antara Olmert atau Netanyahu karena watak dan cara berfikir mereka untuk melakukan agresi sama. Harus dicatat, kejatuhan Olmert nanti merupakah hasil kekalahan dalam Perang Juli 2006.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s