Tak Ada Orgasme di Sderot

Sulit bercinta karena diganggu anak.

Hidup bagi sekitar 19.800 warga Sderot memang terasa sangat sulit. Hampir saban hari kota yang hanya satu kilometer dari perbatasan Jalur Gaza ini dihantam roket Qassam yang ditembakkan pejuang Hamas dan Jihad Islam.

Alhasil, penduduk di kota ini tidak pernah bisa menikmati hidup secara normal, termasuk urusan seks. Yang paling penting adalah bagaimana mencari selamat bagi diri sendiri dan keluarga. Bayangkan saja, lebih dari 6.000 roket Qassam menghantam Sderot sejak pecah intifadah kedua pada September 2000.

Memang benar, seringnya serangan roket itu membuat masyarakat Sderot cepat menemukan pasangan atau menikah. Ini sangat wajar terutama bagi kaum perempuan. Mereka memang membutuhkan pendamping di tengah suasanan takut yang rasanya sulit dihilangkan.

“Sangat sulit memikirkan seks ketika kita sedasng ketakutan,” kata Profesor Dror Ze’evi dari Universitas Ben Gurion yang baru pindah ke Sderot untuk merasakan pengalaman warga kota itu.

Namun boleh jadi itu tidak berlaku bagi pengantin baru. Namun Dror mengingatkan mereka harus segera menghentikan kegiatan menyenangkan itu jika terdengar bunyi tanda bahaya. “15 detik setelah alarm berhenti, Anda harus segera berpakain dan mencari tempat berlindung,” ujarnya. Bisa dibayangkan, betapa berantakannya penampilan mereka.

Tapi secara umum, Dror menyimpulkan sangat sulit bagi sebagian besar warga Sderot menikmati hubungan seks. Tentu saja, anak-anak menjadi fatkor penghambat. “Bagaimana mungkin berhubungan badan jika anak-anak Anda ingin tidur bersama Anda karena takut Qassam?”

Kondisi ini dibenarkan Marcell Bar On. Ia dan suaminya harus rela tidur seranjang bertiga dengan putri tunggalnya yang berusia 12, Mayan Bar On. “Anda harus benar-benar menjaga keselamatan anak Anda,” ujarnya.

Pengalaman ini pula yang dirasakan Dror. Ia terpaksa harus melek pada pagi buta lantaran dibangunkan lewat pengeras suara lantaran ada bahaya. Padahal “mimpi indahnya” belum selesai.

Yediot Ahronot/Faisal Assegaf

2 thoughts on “Tak Ada Orgasme di Sderot

  1. wah keknya ga juga deh, temen gw orang Israel tinggal di Sderot, santai2 aja. tiap hari OL n chat terus ma gw

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s