Shin Beth, Kerja dan Keluarga Seimbang

Merekrut calon intel lewat blog.

Banyak orang beranggapan bekerja sebagai intel sangat melelahkan dan menghabiskan waktu. Inilah yang membuat pihak intelijen sulit merekrut anggota baru.

Namun Shin Beth (dinas rahasia dalam negeri Israel) punya resep jitu. Para agen mereka diwajibkan membuat blog untuk berkomunikasi dengan masyarakat. Tujuannya menyebarluaskan prinsip menjadi intel juga dapat menjalani kehidupan yang seimbang, bekerja dan keluarga.

Agen Shin Beth, sama seperti M15 di Inggris. Tugas mereka menghadapi para pejuang Palestina. Selalu menggunakan informan, agen ganda, atau taktik lainnya yang sering muncul di film-film Hollywood, untuk membunuh atau menculik sasaran.

Proyek perdana yang dimulai Maret lalu, melibatkan empat agen, termasuk seorang wanita. Mereka memakai nama samaran hanya satu huruf: H, Y, A, dan F. Blog mereka tanpa foto, hanya bayangan saja. Mereka akan menjawab semua pertanyaan soal rutinitas harian, asal tidak membocorkan operasi rahasia.

Agen H, seorang perempuan, menulis dalam blognya, ia masih bisa punya banyak waktu berkumpul dengan keluarga. Komentar ini diperkuat agen Y. Ia mengatakan jam kerja di Shin Beth tidak terlalu banyak. “Anda tidak akan pernah lembur kecuali terpaksa. Saya jarang pulang lewat jam 18.30,” kata agen Y.

Agen A, ahli teknologi informasi, mengaku bekerja di Shin Beth sangat bebas dan tidak perlu berlagak layaknya agen rahasia. “Saya tidak memakai seragam, lokasi kantor juga tidak tersembunyi,” ujarnya.

Sejak 2006, Shin Beth memang mulai membuka diri ke masyarakat. Mereka mulai memasang iklan lowongan kerja di pelabagi surat kabar dan meluncurkan situs web resmi.

Menurut agen A, bekerja di bidang intelijen juga tidak harus selalu serius. Bagi dia, intel juga harus punya selera humor. Ia pun berupaya berkelakar dalam blognya, mengutip omongan yang selalu muncul dalam film Mission Impossible. “Pesan ini akan hancur sendiri dalam sepuluh detik.”

Semoga saja banyak warga Israel tertarik menjadi intel, sehingga tidak perlu membayar orang Palestina untuk berhianat terhadap bangsanya sendiri.

Jerusalem Post/ Faisal Assegaf

One thought on “Shin Beth, Kerja dan Keluarga Seimbang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s