Posted by: hamaslovers | December 20, 2008

Aurat Yahudi, Selera Arab

Ribuan warga Arab keranjingan situs porno Israel.

Serdadu perempuan Israel

Syhawat memang bersifat universal. Ia tidak mengenal batasan: kawan atau lawan, etnis, agama, sosial, ekonomi, atau perbedaan budaya.

Karena itu jangan heran jika orang Arab dan Israel dapat satu selera dalam soal gairah seksual. Itulah yang sedang terjadi. Warga dari negara-negara Arab menjadi pengunjung setia sejumlah situs porno di negara Yahudi itu. Beberapa operator menyebutkan 2-10 persen penikmat dari Arab Saudi, Tunisia, Yordania, Mesir, dan Otoritas Palestina.

Ini sangat wajar. Pemerintah di negara-negara itu melarang pornografi dan semua hal yang dapat mengundang syahwat sebagai konsekuensi dari penerapan syariat Islam.

Salah satu situs esek-esek yang disukai warga Arab adalah “Ratuv”, dalam bahasa Ibrani berarti “Basah”. Selain foto, situs ini menampilkan film pengundang syahwat dengan cerita khas Israel, seperti tentara, agen Mossad, dan polisi perempuan.

Salah satu klip video paling populer di kalangan Arab berjudul “Nama Kode: Penyelidikan Mendalam”. Ini sebuah parody erotis yang menggambarkan suasana pemeriksaan terhadap pembocor rahasia nuklir Israel, Mordechai Vanunu. Setelah bebas dari penjara 18 tahun pada 2004, mantan teknisi reaktor nuklir Dimona, ini dikenai tahanan kota dan tidak boleh meninggalkan Yerusalem.

Menurut pengelola situs Ratuv, Nir Shahar, beberapa bulan terakhir jumlah pelawat dari negara-negara yang tidak mempunyai hubungan diplomatik dengan Israel kian meningkat. Di antaranya dari Iran, Irak, Saudi, Kuwait, dan Mesir.

Alhasil, ia membuat situs dalam versi bahasa Arab. Tangaapan mereka makin luar biasa. Bahkan ada yang bertanya apakah perempuan dalam film sagtu itu benar-benar serdadu Israel. “Kami menerima banyak ucapan terima kasih dari pengunjung Arab,” kata Shahar.

Situs lain yang juga digemari adalah SexV yang hanya berbahasa Ibrani. Menurut pengelolanya, Gil Naftali, bulan lalu saja lebih dari 2.000 warga Ibu Kota Riyadh, Saudi, berkunjung. Rata-rata mereka menghabiskan waktu menikmati foto dan film syur itu 17 jam 23 menit.

Diomona yang menjadi situs porno paling terkenal di Israel juga menangguk untung dari para pelawat Arab. Jumlah mereka sepuluh persen dari total pengunjung situs dwi bahasa, Ibrani, dan Arab, ini. “Itu karena kami menyediakan versi bahasa mereka,” ujar Tzahi, manajer situs.

Bagi para pengelola situs porno itu, perdamaian bukan tujuan akhir. Semua bisnis semata. Yang pasti, Israel dua kali menang: menghancurkan moral bangsa Arab sekaligus mengeruk fulus mereka.

Haber.com/LA Times/Faisal Assegaf


Responses

  1. wah, kamu kok tahu, Sal…sering berkunjung toh? …he3x…:D

  2. walah walah hancur lah…

  3. Hancurkan YAHUDI!!!

  4. Israel la’natullah

  5. arab babi

  6. Orang Yahudi itu Jelas di LAKNAT, mensikapi Orang Arab, Allah Tidak Menjamin Orang Arab MAsuk Surga, Tapi Orang Yang Paling Bertaqwa yang Masuk Surga. Jelas Orang Arab bukan sama dengan Orang Bertaqwa/berIman.

  7. hancurkan israel……………………………

  8. wahai bgsa arab !!!! kmblilah kln pd snnh nabi 2 kln
    dan sunnah khulafaur rasyidin trdhulu!!!!!

  9. kok bisa ya orang2 dari tanah kelahiran Nabi ikut2n ma musuh besar Islam………coba ya tu waktu digunakan tuk usaha trus untungnya tuk bantu orang palestina.. ddini malah menikmati situs yang ga2 dasssssssssssssssar…. ini wajar karena pemerintahnya juga pro israel ya wajarlah lo warganya juga ikut2n

  10. yah kalo dah ga fokus ke ibadah jadinya ga pake rasio lagi… masa aurat yahudi masih di cari???? kan banyak yang lebih jelas…. kayak di UAE lebih oK….

  11. Betapa hinanya perbuatan itu…, yang merusak akhlak penerus islam, hancurkan situs hina itu,, Allahu Akbar!!!!


Leave a response

Your response:

Categories