Meski bermusuhan, pengusaha Israel berbisnis dengan negara-negara Arab dan berpenduduk mayoritas muslim, termasuk Indonesia.
Motti (bukan nama sebenarnya), pengusaha yang memiliki koneksi di pelbagai negara Arab, cuma bengong ketika beberapa bulan lalu sebuah perusahaan makanan ternama di Israel mendekati dirinya. Ia diminta memeriksa kemungkinan eskpor ke Iran. Perusahaan itu member tahu sebuah perusahaan dari Negeri Mullah itu mendekati mereka melalui pihak ketiga di luar negeri.
Motti menolak karena tidak ingin melanggar embargo. Namun ia baru sadar kemudian sejumlah perusahaan dan pebisnis setempat mengadakan hubungan dagang tidak langsung dengan musuh nomor satu Israel itu. Continue reading



