
Tiga tahun belakangan, Ketua Parlemen Palestina Abdul Aziz Dweik hanya dapat mengikuti keruntuhan demokrasi Palestina dari balik terali besi penjara Israel. Negara Zionis itu menahan ia bersama 40 anggota Dewan Legislatif Palestina (PLC) dari kelompok Hamas sebagai balasan atas penculikan Kopral Gilad Shalit pada 25 Juni 2006.
Israel berupaya melumpuhkan kekuasaan Hamas yang memenangkan pemilihan parlemen Januari 2006. Bersama Amerika Serikat yang merupakan sekutu karibnya, Israel sibuk berkampanye agar masyarakat internasional menolak kemenangan Hamas, organisasi yang mereka cap teroris. (more…)




